Lapago  

Ironis! Sudah sebulan lebih pelayanan dinas Dukcapil Lanny Jaya mati

Ini situasi tidak adanya pelayanan terakhir yang nampak di kantor dinas Dukcapil Lanny Jaya - (Yas Wenda/Wagadei)

Lanny Jaya, (WAGADEI) – Sebulan lebih, Mei hingga akhir Juni sekarang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kabupaten Lanny Jaya, Papua, tidak melakukan sama sekali pelayanan. Kondisi ini dikeluhkan.

Pantauan wartawan wagadei.com, Senin (27/6/2022) langsung di kantor Dukcapil yang beralamat di kelurahan Bokon, distrik Tiom, Lanny Jaya, tidak ada satupun pelayanan seperti perekaman e-KTP, pembuatan kartu kartu keluarga (KK), akta kenal lahir dan berbagai dokumen lain yang dibutuhkan masyarakat setempat dilakukan.

Akibat kondisi ini, seluruh masyarakat terutama anak-anak sekolah SMA yang tamat pada tahun ini mau melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan tak bisa berbuat apa-apa dalam melengkapi berkas.

“Masuk satu bulan lebih, saya dengan teman-teman mau rekam dan buat e-KTP tapi tidak ada pelayanan sama sekali di kantor Dukcapil. Kalau begini terus bagaimana nanti kami bisa lanjut kuliah,” keluh salah satu siswa yang tamat pada tahun ini ketika ditemui wagadei.com, Senin (27/6/2022), di Tiom.

Menurutnya, secepatnya harus pihak dinas Dukcapil mencari solusi agar tidak mempersulit mereka ketika mendaftar hanya karena tidak memiliki berkas-berkas tersebut.

“Masa setelah berangkat kita harus balik urus berkas-berkas ini lagi kah?, Kami berharap sekali dinas Dukcapil bisa buka pelayanan seperti biasanya lagi dalam waktu dekat, supaya kami yang mau lanjut kuliah bisa langsung urus setiap berkas yang kami sekarang ini lagi butuh sekali,” harapnya.

Terkait dengan kondisi itu sendiri, Roni Wenda, salah satu pegawai Dukcapil Lanny Jaya mengaku aktivitas pelayanan di kantor tidak berjalan normal dikarenakan mesin server rusak.

“Mesin server rusak, ini yang bikin kami tidak lakukan pelayanan. Jadi bukan tanpa alasan, karena kan sekarang bukan offline, semua-semua data sudah serba online,” jawabnya menanggapi.

Lanjutnya, sisi lain juga karena terjadi pergantian kepala dinas Dukcapil dari Yakus Wali ke Yemius Kogoya membuat semua data harus diubah.

“Jadi untuk mesin server yang rusak, sudah kami ganti dengan baru. Sekarang sudah tiba di Jayapura dari Jakarta. Kemungkinan dalam Minggu ini sudah tiba disini. Dan kalau sudah tiba, Minggu depan kami akan lakukan pelayanan. Kami berharap masyarakat dapat mengerti kondisi ini dan bersabar,” pintanya.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.