Nabire sangat layak jadi ibukota Provinsi Papua Tengah

Paniyai, (WAGADEI) – Enam orang Bupati dari wilayah adat Meepago atau Papua Tengah diantaranya Bupati Nabire Mesak Magai, Wakil Bupati Dogiyai Oskar Makai, Sekda Deiyai Yan Giyai, Bupati Paniai Meki Nawipa, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni dan Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda meminta kepada Ketua Komisi II DPR RI, H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan anggotanya agar segera sahkan Nabire sebagai ibukota Provinsi Papua Tengah.

 

Hal itu langsung disampaikan oleh Bupati Nabire, Mesak Magai ketika menggelar pertemuan rapat pendapat dengan Komisi II DPR RI di hotel Horison Kota Raja, Kota Jayapura, Sabtu, (25/6/2022).

 

“Kami sudah serahkan dokumen kepada Ketua Komisi II berupa pernyataan sikap enam Bupati se Papua Tengah yang berisi tentang ibukotanya di Nabire, langsung ditandatangani oleh kami enam Bupati. Dan masing-masing Bupati siap hibahkan uang dan aset,” kata Mesak Magai.

Baca: https://wagadei.com/2022/06/26/belum-ada-titik-terang-tentang-ibukota-provinsi-papua-tengah/

Permintaan tersebut disisi di dalam sebuah noken Anggrek khas Dogiyai yang dikalungkan di pundak Ketua Komisi II DPR RI di hadapan para hadirin.

 

Selain itu, pihaknya juga memberikan surat permintaan masing-masing Bupati untuk ibukota di Nabire.

 

“Pelepasan aset jadi kantor Provinsi Papua Tengah beribukota di Nabire. Lalu kami juga telah lepaskan tanah adat seluas 200 ha untuk Provinsi Papua Tengah. Dan didukung oleh pernyataan sikap tokoh masyarakat yang ditandatangani oleh Dewan Adat Daerah (DAD) dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) meminta ibu kota di nabire,” ungkapnya.

 

Ia juga mengungkapkan Nabire merupakan satu-satunya kabupaten yang menjadi kota sentral yang menghubungkan sejumlah kabupaten tetangga sehingga memudahkan untuk mengakses melalui jalur darat maupun udara, demikian juga mayoritas penduduknya adalah orang asli Papua (OAP).

 

“Di Nabire kita sudah mayoritas (orang asli Papua). Akses jalan darat dari Nabire ke kabupaten tetangga sudah terhubung, pelabuahan laut ada di nabire bandara ada di Nabire. Jadi hal-hal itu sudah memenuhi syarat untuk Nabire jadi ibukota Provinsi Papua Tengah,” katanya tegas. (*)

Penulis: Abeth A. You
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.