Nabire  

Turut SK dan ijazah anak, sebuah rumah warga di Nabire terbakar

Kondisi rumah setelah terbakar - (Norbertus Douw/Wagadei)

Nabire, (WAGADEI) – Tidak diketahui penyebabnya, Kamis (23/6/2022) siang sekitar pukul 11.23 WP, sebuah rumah milik warga asli Papua di SP 1, distrik Nabire Barat, kabupaten Nabire, ludes.

Rumah itu diketahui milik pasangan suami-istri bapak Adii dan mama Douw dari suku Mee.

Tidak ada korban jiwa namun dari keterangan keduanya kepada wartawan wagadei.com di TKP, perabot rumah tangga, harta benda bahkan surat-surat penting dalam rumah semuanya hangus terbakar.

“Tidak ada sisa, semua barang terbakar. Kalau surat-surat itu (yang terbakar) saya punya SK pegawai, terus anak-anak punya ijazah sekolah,” ujar bapak Adii ketika diminta keterangan.

Menurutnya, untuk SK-nya tidak soal karena tidak lama akan pensiun. Namun yang menjadi masalah adalah ijazah anak-anaknya.

“Namanya musibah ya begini sudah. Mau apa lagi, kami keluarga pasrah. Hanya yang saya rasa berat dan pikiran itu ijazah anak-anak karena harus urus baru,” ucapnya.

Penyebab kebakaran, dia bersama istri dan anak-anaknya, katanya, sama sekali tidak tahu karena apa.

“Seperti biasa, pagi memang kami ada pasang api di dapur tapi waktu mau jalan, karena saya yang paling terakhir keluar rumah sudah saya padam. Jadi di rumah tidak ada orang. Kami sendiri sekarang ini bingung, karena apa, dari mana sampai bisa rumah terbakar,” tuturnya.

Rumah yang terbakar adalah satu-satunya rumah mereka. Mama Douw berharap pihak kepolisian dapat memberikan keterangan yang pasti.

“Tadi polisi datang. Mereka periksa sedikit waktu, terus pasang garis polisi. Setelah itu saat mau pergi, mereka bilang akan telepon kami, itu saja. Kami keluarga harap sekali semoga bapak-bapak polisi nanti bisa kasih keterangan yang bikin kami rasa puas. Masalahnya hanya ini rumah kami,” harap mama Douw.

Salah satu saksi mata mengatakan api bermula dari ruang tamu lalu menjalar ke seluruh bagian rumah dan sampai ke dapur.

“Kami lihat asap yang duluan keluar dari ruang tamu rumah. (Tadi memang) kami sudah berusaha padam tapi karena api terlalu besar tidak bisa,” ujarnya minta tidak menyebutkan namanya.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.