Religi  

Panitia Konferensi PGBWP ke VI ucapkan terimaksih kepada semua pihak

Wamena, (WAGADEI) – Panitia Konferensi ke VI Persekutuan Gereja Gereja Baptis West Papua (PGBWP) Wilayah Beam sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan konferensi Baptis Wilayah Beam selama empat hari.

Hal itu dikatakan Demi Tabuni, bahwa tanpa ada dukungan doa, dana dan daya kegiatan tidak bisa berjalan seperti ini.

Namun kata dia, karena kerja keras panitia, kader intelektual Beam dan seluruh jemaat Baptis wilayah Beam, Pemerintah Lanny Jaya, pemerintah Kabupaten Mabramo Tengah dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya sehingga kegiatan telah terlaksana dengan sukses.

“Terimakasih untuk Penjabat Bupati Lanny Jaya yang sudah bantu beras dan dana, Ketua DPRD Mamberamo Tengah telah bantu bana , juga Kepala Distik Wamena Kota telah bantu beras dan sembako, dan juga intelektual Beam telah turut kerja sama sukseskan konferensi,” katanya usai kegiatan Senin,(21/6/2022).

Terimaksih untuk Wakil Presiden PGBWP dan Ketua Departemen Penginjilan PGBWP telah hadir memberikan materi seminar, membuka konferensi ke VI, melantik pengurus baru terpilih hingga menutup konferensi ke VI.

“Kami juga sampaikan terimaksih kepada gereja tetangga dan denominasi gereja lainnya telah hadir memberikan bantuan bama, dana dan ikut serta dalam kegiatan hingga selesai,” ujarnya.

Pihaknya berharap kerjasama yang telah dibangun tetap terjalin dalam setiap kegiatan di derah ini agar semagat pelayan dan gotong royong dalam pekerjaan Tuhan.

Sekretaris panitia Konferensi PGBWP ke VI Akia Yas Wenda mengatakan dalam sidang Konferensi telah memutuskan beberapa hal terkait dengan situasi yang terjadi terutama tentang pelarangan keras membunuh manusia, seorang perempuan dilarang menggunakan celana, tidak melakukan duka cita yang berlebihan dengan tindakan yang mengharapkan imbalan, batas wilayah pelayanan gereja sesuai putusan para misi.

Hal penting lainnya diputuskan bersama adalah para hamba Tuhan harus melaksanakan tugas sesuai kewenangan dan dilarang keras melakukan perjualan pinang di sepanjang jalan, dilarang jual tanah, dilarang menggunakan handphone kepada anak dibawah umur.

“Keputusan konferensi akan dibuat dalam buku dan akan dibagi kepada seluruh elemen dan serahkan dalam kongres PGBWP di Wamena pada bulan Desember tahun 2022 nanti,” katanya.

Keputusan itu, ia menegaskan akan diberlakukan untuk umat Baptis wilayah Beam. (*)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.