Tanpa gedung sekolah, TK YPPK Epouto diwisuda angkatan IX

Paniyai, (WAGADEI) – Walaupun TK YPPK St. Fransiskus Assisi Epouto, Distrik Yatamo, Paniai tidak memiliki gedung sekolah, sarana dan prasarana yang memadai namun kini taman kanak-kanak tersebut melaksanakan wisuda yang ke IX. Wisuda kali ini dilaksanakan di aula PPK YPPK Epouto pada Sabtu, (4/6/2022).

 

Kepala TK YPPK St. Fransiskus Assisi Epouto, Siska You mengatakan, TK dan PAUD yang dipimpin ini sudah mau memasuki usia remaja, namun tak memiliki gedung TK sejak disahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Paniai, Amatus Tatogo.

 

Siska You mengatakan, wisuda kali ini menjadi momentum bersejarah di mana daerah Epouto yang dijuluki sebagai tempat pendidikan kembali melaksanakan wisuda yang pertama setelah kedelapan awalnya bergabung bersama TK YPPK St. Tomas Aquino Iyaitaka Enarotali.

 

“Kali ini kami mewisudakan 40 anak. 22 siswa laki-laki dan 18 orang perempuan. Dan ini merupakan angkatan ke sembilan. Tapi delapan kali wisuda kami gabung dengan TK YPPK Enarotali, kali ini pertama di Epouto. Akan menjadi sejarah bagi anak-anak yang kami wisudakan ini,” ujar Siska You.

 

Dirinya bersama para guru sukarela dan para guru kontrak melakukan proses belajar mengajar di gedung yang dipinjam SMP YPPK Epouto. “Dinas Pendidikan hanya kasih tempat bermain saja, tahun 2020,” ucapnya.

 

“Kami dua pakai gedung SMP YPPK Epouto. Dikasih pinjam tempat, karena kami tidak ada gedung sendiri. Sudah bertahun-tahun. Tapi kami tidak patah semangat, kami lakukan tugas sebagai seorang guru dan mendidik anak-anak,” katanya.

 

Ketua Pengurus Wilayah Sekolah (PSW) YPPK Tillemans Paniai, Agustinus Magai, sudah sekian kali telah diusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Paniai melalui Dinas Pendidikan agar dibangun sarana dan prasarana namun hingga kini belum digubris, bahkan bukan hanya TK YPPK Epouto saja, namun TK YPPK lainnya di Paniai.

 

“Setiap kami lakukan pertemuan antar Dinas Pendidikan dan kami pihak Yayasan, selalu saja kami sampaikan untuk dibangun fasilitas terutama gedung sekolah. Saat pertemuan orang Dinas Pendidikan catat baik-baik dalam buku, tapi realisasinya nol, tidak ada,” kata Agustinus.

 

Walaupun sudah capek namun pihaknya bakal akan memberitahukan kepada Dinas Pendidikan agar tahun 2022 bisa terakomodir. (*)

 

 

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.