Jemaat Yakitago di Deiyai bikin pesta bakar batu peringati masuknya Injil

  • Bagikan
Jemaat gereja Pos PI Yakitago saat lakukan pesta bakar batu peringati masuknya Injil yang ke 2 tahun - Elias Douw/Wagadei

Deiyai, (WAGADEI) – Jemaat Pos PI GKIP Yakitago, Klasis Debei, Koordinator Deiyai, Sinode Papua, pada Senin (3/1/2022) lalu melakukan ibadah syukuran pesta bakar batu peringati HUT ke-2 tahun masuknya Injil di halaman gereja tersebut, distrik Tigi Barat, Deiyai.

Ketua panitia HUT, Oktopianus Dawapa, menjelaskan terang Injil Tuhan Yesus Kristus pertama masuk di Yakitago pada 3 Januari 2020. Sehingga bertepatan dengan itu untuk memperingatinya, pihaknya lakukan ibadah syukuran berupa pesta bakar batu sebagai wujud memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih cinta dan anugrah kepada mereka.

“Tidak banyak, hanya dua ekor babi dan ayam 40 ekor kami barapen. Tapi kenapa kami katakan pesta, karena kami sangat bersyukur Injil Kristus bisa masuk di kampung kami di sini. Jadi ini yang ke 2 tahun kami rayakan,” jelasnya kepada wagadei.com disela-sela acara bakar batu.

Acara berlangsung lancar dan sangat meriah, dikatakan, bisa demikian karena ada kekompakan dan kerja sama luar biasa dari seluruh warga jemaat.

“Sebagai panitia, saya beri apresiasi tinggi kepada seluruh warga jemaat. Karena tanpa kerjasama dari dan dengan mereka, tidak mungkin acara berjalan lancar dan meriah seperti ini. Tuhan Yesus berkati mereka dan dan kita semua supaya acara perayaan masuknya Injil secara jasmani dan rohani ini kedepan terus berjalan lancar untuk selalu memuliakan Tuhan Yesus dalam satu gereja dan satu iman,” ungkapnya.

Dikesempatan sama, Ruben Dawapa, mewakili badan pengurus jemaat (BPH) gereja Pos PI Yakitago menyampaikan apresiasi yang sama kepada panitia dan warga jemaat yang sudah memperjuangkan berbagai hal untuk sukseskan acara tersebut.

“Tenaga, keringat dan lain-lain yang sudah dikeluarkan untuk melancarkan kegiatan ini, kami badan pengurus jemaat beri apresiasi. Tuhan Yesus akan memperhitungkan itu dan akan selalu diberkati,” tuturnya.

Ia mengajak warga jemaat untuk bersama semangat terus, tidak bosan dan mudah tergoda oleh iblis, wujudkan visi Tuhan selagi masih bernafas.

Selain itu, 4 komisi yakni komisi sekolah Minggu, komisi pemuda, komisi kaum ibu-ibu perkawan dan prakarya yang ada di gereja itu, diajaknya, untuk bersama terus mengembangkan potensi kemajuan dalam kesatuan dan persatuan.

“Sebab itu, marilah kita rubah semua hal-hal tidak baik seperti ucap kata-kata kotor dan lain sebagainya yang tidak berkenan dihadapan Tuhan dan sesama. Itu tidak baik. Dalam gereja kita harus kompak dan bersatu melayani Tuhan,” ajaknya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *