APAP desak pemda Nabire beri perhatian khusus bagi mama-mama pasar dan anak jalanan

  • Bagikan

Nabire, (WAGADEI) – Asosiasi pedagang asli Papua (APAP) mendesak  pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Nabire, untuk memberi perhatian khusus terhadap nasib mama-mama pasar dan Anak Jalanan di Nabire, dengan membangun pasar khusus mama-mama asli Papua demi meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dan membangun rumah rehabilitasi bagi anak-anak jalanan agar menemukan masa depannya di tempat yang layak.

 

Hal ini disampaikan Debora Nawipa, Ketua pelaksana tugas (Plt) APAP dalam kesan pesannya pada perayaan Natal bersama mama-mama pasar dan anak jalanan di aula Dinas pekerjaan umum Kabupaten Nabire,rabu (29/12/2021).

 

Plt APAP, Debora Nawipa menghimbau, Pemda Nabire agar memberi perhatian terhadap nasib mama-mama pasar dan anak jalanan  dengan bangun pasar khusus mama-mama pedagang asli Papua dan rumah rehabilitasi bagi anak Jalanan di Nabire.

 

” Mama-mama Papua di Nabire harus ada Pasar khusus yang layak agar mereka bisa menjual hasil kebun,ternak dan kerajinan tangannya di pasar itu. Setidaknya, dari pasar itu mereka juga bisa bersaing dengan orang luar untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

 

Lebih lanjut ia berharap, apa pun yang berkaitan dengan nasib Mama-mama Pasar dan anak Jalanan, Pemerintah harus mengadakan sosialisasi gandeng APAP dan Yayasan Siloam karena hematnya, APAP dan Yayasan Siloam  sangat memahami masalah yang dirasakan oleh Mama-mama Pasar dan juga anak-anak Jalanan di Jantung kota Nabire.

 

“Kami minta, apa pun yang berhubungan dengan Mama-mama Pasar dan anak jalanan harus ada koordinasi dengan APAP, begitu pula tuk berantas anak jalanan, ada Yayasan Siloam. Pemerintah harus gandeng dua Komunitas ini agar harapan untuk mama-mama pasar dan anak jalanan dapat tercapai sesuai dengan harapan kita bersama,” tegasnya.

 

Mewakili Pemda Nabire, dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan Nabire, Silas Elias Numoborge pada perayaan Natal APAP bersama mama-mama pasar dan anak jalanan di Nabire-Papua.

 

Dalam kesan pesannya, secara khusus Silas Numoborge juga memberi perhatian kepada anak-anak jalanan di Nabire yang semakin hari semakin memprihatinkan.

 

” Untuk berantas anak-anak Jalanan di Nabire merupakan tugas bersama semua elemen di Nabire baik Pemda maupun masyarakat. sehingga, momen-momen penyatuan persepsi untuk berantas anak jalanan sangatlah dibutuhkan agar kita sama-sama perangi kenakalan remaja yang berakibat pada kehancuran masa depan anak-anak di Nabire,” kata Silas.

 

Lanjutnya, Terimakasih kepada Yayasan Siloam dan APAP yang selama ini melihat nasib mama-mama dan anak Jalanan. Kedepan, aspirasi seperti ini bisa didiskusikan bersama agar ada tindak lanjut dari pemerintah kabupaten Nabire bidang terkait.

 

Ditempat yang sama, Jhon Kudiai, mewakili Yayasan Siloam menjelaskan, tujuan utama berdirinya Yayasan Siloam yakni : Setidaknya para anak jalanan bisa merasakan sentuhan kasih sayang orangtua, agar anak-anak jalanan bisa mendapatkan akses makan,minum, pakaian dan tempat belajar yang layak dan memiliki akses pendidikan yang layak.

 

” Tujuan kami mendirikan yayasan Siloam adalah untuk memberikan kenyamanan dan kedamaian bagi anak-anak jalanan yang terpinggirkan di Nabire,” katanya.

 

Ia juga meminta, pemerintah daerah untuk melirik anak-anak jalanan menentukan masa depannya seperti anak-anak lain.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *