Religi  

IPPM YDM se Jayapura sukseskan ibadah perayaan Natal secara bersama

Jayapura, (WAGADEI) –  Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Yatamo dan Deiyai Miyo (IPPM-YDM) se Jayapura menggelar ibadah perayaan Natal bersama.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Kingmi Jemaat Edoutou, Argapura, Kota Jayapura, Minggu, (11/12/2021).

Perayaan Natal ini pihaknya mengusng tema “Kelahiran Yesus untuk menyelamatkan umat manusia”, Sub tema: Mari menyambut raja Damai yang telah lahir di betlahem. (Yesaya 9:5)

“Puji Tuhan, kami rasa bersukur karena, melalui firman Tuhan ini kami sudah memberkati oleh Tuhan”.

Firman Tuhan dibawakan oleh Gideon Mote, salah satu mahasiswa STT Walter Post Jayapura. Mewakili senioritas, Yan You mengatakan, mahasiswa asal Yatamo dan Deiyai Miyo harus belajar dengan baik dari sekarang.

“Entah dalam organisasi maupun non-organisasi, supaya kedepan itu mudah di sesuaikan,” ujarnya.

Martinus You, mewakili orangtua mengatakan, perayaan Natal ini orangtua punya tanggungjawab, mahasiswa dan mahasiswi hanya ambil bagian dalam pengacara, protokol, singgers dan sebagainya.

“Mahaisiswa dan mahasiswi asal Yatamo dan Deiyai Miyo harus bekerja sama dan membuka diri dengan orangtua, senioritas, dan alumni yang ada di kota Jayapura supaya kedepanya kegiatan Natal kita ini lebih meriah lagi,” katanya.

Membuka diri lanjut dia, dalam arti meminta pikiran dan masukan kepada orang tua, senioritas dan alumni dengan mengadakan diskusi.

Ketua IIPM-YDM Jayapura, Abisai You mengayakan pihaknya sangat berterimakasih kepada panitia Natal karena telah menyukseskan kegiatan ibadah perayaan natal tahun 2021.

Lanjut Abisai, masa kepengurusan pihaknya sudah berakhir sehingga dalam waktu yang dekat bakal mengundangkan untuk pertemuan pemilihan badan formatur IPPM-YDM.

“Untuk penerimaan mahasiswa dan mahasiswi tahun 2022 akan ditangani oleh badan pengurus baru yang akan terpilih,” ucapnya.

Ketua panitia natal, Toyaikotopa Keiya  mengucapkan terimakasih kepada anggota IPPM- YDM yang telah bekerja sama panitia pelaksana, awal bentuknya panitia sampai pungcak kegiatannya.

“Menjaga tali persaudaraan antara kita dengan kita, antara kita dengan orang lain, supaya kita punya wada organisasi ini kedepanya lebih baik”, ujarnya.

Acara natal itu, bagi dia untuk menguatkan iman kepada Tuhan itu sendiri. (*)

Penulis: Norbertus DouwEditor: Uka Daida
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.