kelompok Doa kerahiman Ilahi Papua gelar Ibadah rekonsiliasi bersama rakyat Papua

Jayapura,(WAGADEI) – peringati hari hak asasi manusia (HAM) Internasional sedunia,kelompok Doa kerahiman ilahi Papua gelar Ibadah rekonsiliasi bersama rakyat Papua dengan thema,” Datanglah kerajaan-Mu dalam suka duka hidup kami di tanah Papua “.

 

Ibadah rekonsiliasi ini digelar di lapangan Zakeus Padang bulan Abepura,Jayapura,Jumat,(10/12/2021) bersama Pastor Jhon Bunai bersama beberapa pendeta dan pastor dari dedominasi gereja di Tanah Papua.

 

Direktur Pusat penguatan Spiritual St. Yohanes Paulus II Keuskupan Jayapura,Rm.John Bunay dalam kata-kata pembukaannya, mengajak semua orang Papua untuk doa rekonsiliasi melepaskan sekat-sekat yang selama ini mengikat orang Papua antara gunung dan Pantai sehingga tidak ada persatuan.

 

“ Sekat-sekat/ego-ego yang selama ini terikat dalam diri orang Papua, yang membedakan ko pantai dan gunung itu harus di doakan dalam rekonsiliasi. Kita harus melepaskan pengampunan kepada semua orang untuk kembali menabur persatuan dan kekuatan diantara orang Papua diatas tanah Papua yang diberkati ini. Tuhan tidak mau orang Papua bermusuhan apalagi terpecah-belah,” ajaknya.

 

Lanjutnya, Saya juga mengajak agar kita sama-sama berdoa di dalam jalan salib. Kita membawa pergumulan kita masing-masing, kita juga membawa derita, duka dan tangisan kita di atas tanah Papua, terutama bagi pengubgsi yang tidak mengalami perdamaian dan suka cita serta kegembiraan Natal di hutan riimba Papua. Kita sama-sama berdoa di dalam Jalan Salib penderitaan Yesus untuk memikul beban bersama umat Tuhan di pengungsian.

 

Ibadah jalan salib bersama dan rekonsiliasi peringati  HUT HAM sedunia diakhiri dengan memohon datangnya kerajaan Allah, melalu penabur benih-benih Kebenaran Firman Tuhan dan Pernyataan Perdamaian dan Keadilan akan digenapi-Nya semua janji Tuhan bagi Umat-Nya di tanah Papua. Dua bagian ini, disampaikan oleh tokoh- tokoh agama atau hamba-hamba Tuhan yang hadir dalam acara doa rekonsiliasi.

 

Direktur eksekutif ULMWP,Markus Haluk turut mengajak semua umat Tuhan di Papua untuk berdoa dan berserah diri pada Tuhan untuk Pembebasan dan perdamaian tanah ini.

 

“ saya ajak semua umat Tuhan di Papua untuk berdoa dan berserah pada Tuhan menyatukan hati dan pikiran kita didalam Doa sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil bagi Papua,” tuturnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.