Kelahiran Yesus ke dunia, kita diangkat dari belenggu dosa

  • Bagikan
Kepala SMP Negeri 2 Tigi Barat, Petrus Bobii bersama dewan guru dan peserta didik - Ist

Deiyai, (WAGADEI) – SMP Negeri 2 Tigi Barat, Distrik Tigi Barat, Deiyai, Papua telah melaksanakan ibadah Natal antara dewan guru, para siswa, para ketua Rukun Tetangga ( RT), para Kepala Suku, para Kepala Kampung, tokoh agama dan masyarakat seperti biasanya. Kali ini digelar dengan meriah pada Selasa, (30/11/2021) di aula sekolah tersebut.

Pihaknya mengusung tema ‘Bersedia Menerima Yesus’ dengan sub tema ‘Apakah Benar-benar Sudah Siapkan Tempat Menerima Yesus? yang dikutip dari 1 Yohanes 5 : 12.

Ev. Yunus Bobii dalam khotbahnya menyampaikan beberapa alasan mengapa umat manusia bersedia menerima Yesus yang datang di dunia ini untuk mengangkat umat manusia dari segalah belenggu dosa.

“Yesus mengangkat harga diri umat manusia dan menempatkan umat manusia di tempat yang lebih tinggi. Dan kita dilayakkan oleh Yesus untuk masuk kedalam kerajaan surga,” kata Ev. Yunus Bobii.

Oleh karena itu, ia mengajak kepada umat Kristiani sediakan tempat yang layak bagi-Nya. Jangan sampai ada hal buruk yang membuat Yesus tidak bisa masuk kedalam hati umat manusia.

“Mari sediakan tempat lubuk hati kita masing-masing agar Yesus yang adalah juruselamat bersedia menempati didalam lubuk hati kita,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 2 Tigi Barat, Petrus Bobii kini telah memasuki dalam bulan Kelahiran Yesus Sang Juruselamat umat manusia. Karena itu, lanjut dia, bukalah hati umat manusia masing-masing tanpa rasa dendam, amarah, iri hati dan sebagainya.

“Karena melalui kelahiran Yesus ke dalam dunia ini, kita sudah diangkat dari segala belenggu dosa,” ujar Petrus Bobii.

Setiap tahun kata dia, pihaknya melaksanakan ibadah Perayaan Natal, perayaan Paskah, dan pelepasan siswa.

Pihaknya melakukan itu dengan tujuan untuk mewujudkan visi sekolah yaitu Beriman, Terdidik, Berprestasi, Berbudipekerti dan Berbudaya.

“Untuk mencapai visi ini, kami juga biasanya melaksanakan berbagai kegiatan-kegiatan ektrakurikuler yang bisa menguntungkan peserta didik pada masa mendatang,” ujarnya.

Ia mengharapkan agar seluruh siswa dan guru merayakan Hari Kelahiran Yesus dengan penuh rasa sukacita dan semangat sambil menjaga kesehatan, keharmanisan antara sesama dan keluarga kita.

“Kita juga perlu menghindari segala hal yang membuat kita tidak bisa ketemu kembali pada tahun baru dalam semester genap nantinya,” katanya.

Kepada seluruh siswa-siswi perlu membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan da keterampilan dan perlu bersaing dengan anak-anak yang sekolah di kota agar menjadi orang yang berguna bagi keluarga, Bangsa dan Negara.

“Kunci untuk menjadi orang yang berguna adalah menghargai, menghormati dan mentaati orangtua di rumah, guru di sekolah dan guru sekolah minggu di gereja.

“Bergaullah dengan orang yang baik dan jauhilah orang yang tidak baik,” ucapnya.

Salah satu alumni SMP Negeri 2 Tigi Barat, Musa Pigome menyampaikan terimakasih kepada Kepala Sekolah beserta para guru yang selalu membina pihaknya dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya kegiatan keagamaan seperti ini.

“Kami alumni sekolah ini sudah banyak yang sedang mengenyam pendidikan di berbagai kota di seluruh Papua dan saya salah satunya. Itu semua adalah berkat jasa dari semua guru di sekolah ini. Sekarang saya sudah SMA Kelas II, tahun depan sudah naik Kelas III,” katanya. (*)

 

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *