Sembilan kali wisuda, STAK Nabire abdi kepada masyarakat dan gereja

  • Bagikan
Suasana wisuda STAK Nabire, Jumat, (26/11/2021) - Yohanes Nawipa/wagadei.com

Nabire, (WAGADEI) – Sekolah Tinggi Teonologi Agama Kristen (STAK) Nabire, Papua sukses melakukan rapat senat terbuka wisuda angkatan IX diikuti oleh 69 orang peserta yang terdiri dari 64 peserta untuk program sarjana (strata satu) dengan jurusan Pendidikan Agama Kristen dan Teologi dan 5 orang untuk program Pasca Sarjana (S-2) dengan jurusan Kepemimpinan dan Teologi Strata.

Kegiatan itu dilaksanakan di aula Sion Nabire, Jumat, (25/11/2021). Tema yang diusung adalah “Tuhan Yesus Memberikan Kunci Kerajaan Allah kepada Gereja-Nya”.

Pdt. Dr. Yance Nawipa, Ketua STAK Nabire, mengatakan selama ini, STAK telah menghasilkan ribuan sarjana dan pascasarjana.

STAK menurut dia, memiliki izin dari Kementerian Agama, melalui Dirjen Humas Kristen, berdasarkan rekomendasi Bupati Nabire, Kantor Agama Nabire, serta beberapa gereja yang ada di Nabire.

“Kami sudah sembilan kali wisuda. Hari ini ada 69 mahasiswa diwisudawakan yang terdiri dari 64 orang S-1, dan 5 orang S-2 dengan program studi yaitu pendidikan agama Kristen (S1), prodi theologia (S1), dan prodi S2 jurusan theoligia juga S2 pendidikan agama kristen,” ujarnya.

Ia berharap ilmu yang para wisudawan miliki, dapat digunakan dengan baik semasa pengabdian kepada masyarakat, keluarga dan terutama gereja.

“Pergunakan ilmu yang dimiliki sebaik-baiknya, agar bermanfaat bagi banyak orang,” harapnya.

Pieter Erari, Asisten III Setda Kabupaten Nabire dalam sambutannya menyampaikan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan hal yang penting. Untuk itu, dirinya mendukung penuh pengembangan SDM Nabire dan Meepago ke arah yang lebih baik.

Dalam konteks ini, lanjut dia, kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi berperan penting bagi pembentukan SDM yang dimaksud.

“Membentuk SDM yang berkualitas merupakan salah satu prioritas. Untuk itu pendidikan, Pemerintah Kabupaten Nabire juga siap mendukung program pemerintah untuk ikut menjaga,” ujar Erari.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pdt. Dr. Noak Nawipa, E.dD, Ketua Klasis Gereja Kingmi Nabire, Pdt. Mordekhai Oila dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Nabire, diwakili Pengawas Pendidikan Agama Kristen jenjang TK dan SD, Nelly Rombe Tondok. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *