Angkatan ke XX, Uswim Nabire wisudakan 422 mahasiswa

  • Bagikan
Suasana Uswim Nabire mewisudakan di tempat terbuka, Jumat, (19/11/2021) - Elias Douw/wagadei.com

Nabire, (WAGADEI) – Universitas Satya Wiyata Mandala (Uswim) Nabire menyelenggarakan rapat senat terbuka dalam rangka wisuda strata satu angkatan ke XX, Jumat, (19/11/2021). Kegiatan tersebut dilakukan di ruang terbuka dihadiri Rektor Uswim Nabire Petrus Suripatty, Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Papua, Bupati Nabire Mesak Magai, Wakil Bupati Deiyai Hengki Pigai, Wakil Bupati Dogiyai Oskar Makai sebagai peserta wisudawan, Ketua DPRD Intan Jaya Marten Tipagau dan ratusan undangan serta ribuan partisipan.

Rektor Uswim Nabire, Petrus Suripatty sangat mengapresiasi atas kerja samanya dari pihak Yayasan sampai Rektor ll, lll dan dekan lima fakultas serta jajarannya di lembaga Satya Wiyata Mandala Nabire untuk mensukseskan kegiatan wisudawan dan wisudawati tersebut.

“Untuk itu, para wisudawan dan wisudawati ketika mahasiswa-mahasiswi selama masih dalam pendidikan adalah milik universitas untuk mendidik, mengajar dan belajar sebagai orang tua adalah Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire. Oleh karena itu, apa yang kamu mendapatkan ilmu dan kepintaran yang kamu terima dan belajar semoga terapkan kepada masyarakat dan orang tua,” kata Petrus Suripatty.

Mulai kini lanjut dia, kamu melangkah menuju seseorang yang menjadi pemimpin di masyarakat daerah, agama dan sebagainya bahwa kalian merupakan seseorang yang berani dan mampu menerapkan ilmu dan apa yang kamu cita-citakan itu kepada masyarakat di daerah dan Papua pada umumnya.

Kesempatan itu, Bupati Kabupaten Nabire Mesak Magai mengatakan wisudawan dan wisudawati agar menjadikan momentum selama pendidikan di Uswim, harus menghadapi situasi yang semakin kompleks dalam masyarakat membuka dengan informasi dan mengarahkan informasi kepada masyarakat yang berkembang dengan baik.

“Maka saudara-saudari wisudawan harus percaya diri bahwa, kamu harus menampilkan kompetensi untuk mengarahkan apa yang kamu cita-citakan itu kepada masyarat di kampung, daerah dan sekitarnya,” kata Bupati Mesak Magai.

Magai berharap jangan puaskan dengan gelar kesarjanaan yang didapatkan, namun belajar dan berusahalah. Karena di zaman ini menuntut harus memiliki seseorang yang mempunyai ilmu pengetauhan dan keterampilan.

“Maka itu, pihak lembaga Uswim Nabire dari Lembaga Yayasan Pendidikan dan Rektor wajib mendatakan seluruh mahasiswa-mahasiswi yang masuk di kampus ini mulai dari tahun 2022. Lalu menyerahkan data-data tersebut kepada pemerintah supaya mereka mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah maupun pusat,” ujarnya. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *