PT Antam Tbk di Blok B Wabu, malapetaka bagi warga Intan Jaya

Mahasiswa Intan Jaya tolak PT. Blok Wabu - Ist

Tigi, (WAGADEI) – Pemberian wilayah izin usaha pertambangan khusus atau WIUPK Blok B Wabu oleh Pemerintah tertanggal 24 Juli 2020 kepada PT Antam Tbk bukan kesejahteraan dan keselamatan bagi warga yang hidup di Kabupaten Intan Jaya. Melainkan justru malapetaka besar-besaran mulai dari pengungsian, korban nyawa, kepanikan, ketakukan dan ketangisan.

“PT Antam Tbk Blok B Wabu ibarat pemerintah berpesta-pora dibalik luka dan duka warga kecil Intan Jaya”, ujar salah satu tokoh pemuda Meepago yang namanya tak mau dimediakan kepada wagadei.com dibalik selulernya, Selasa, (9/10/2021).

Menurutnya, Pemerintah mestinya malu terhadap warga Intan Jaya. Pasalnya daerah konflik yang berlarut-larut bahkan baru-baru menewaskan seorang balita, kini muncul lagi seorang mama jadi korban penembakan tetapi bicara di luar perdamaian.

“Pernyataan sikap masyarakat Intan Jaya menolak berbagi perusahaan manapun untuk beroperasi di seluruh wilayah Intan Jaya namun dinjak-injak semena-mena,” ujarnya.

Konflik berkepanjangan di Intan Jaya karena pemerintah lalai mengakui jujur di hadapan hukum sebagai negara yang menjujungi tinggi hukum, katanya

“Ia meminta kepada gubernur segera cabut surat perizinan PT Blok B Wabu dan meminta kepada DPRD Intan Jaya stop bahas soal PT tersebut,” tegasnya.

Sebagai manusia yang diciptakan oleh Tuhan, ia mempertanyakan di mana rasa kemanusiaan?

“Jika anda peduli bangun negri Intan Jaya, membumikan perdamaian terlebih dahulu. Jangan mengedepankan keinginan setinggi langit,” katanya tegas.

Diharapkan agar sesegera hentikan konflik bersenjata TPN OPM versus aparat gabungan Indonesia. (*)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.