Kader IKBPPM Elima mampu patahkan stigma negatif

  • Bagikan
Usai pembukaan turnamen ke 4 DPRD jayawijaya dan mahasiswa Jayawijaya - Seksi Pubdok untuk wagadei.com

Jayapura, (WAGADEI) – Ikatan Keluarga Besar Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa-Mahasiswi (IKBPPM) Elima Kabupaten Jayawijaya yang sedang mengenyam pendidikan di Jayapura menggelar pertandingan bola futsal dan bola Voli. Pertandingan tersebut guna mencari dana untuk suksekan II kegiatan, diantaranya rayakan Natal tahun 2021 dan menerima mahasiswa baru di wadah tersebut.

“Kagiatan ini kami akan lakukan dalam beberapa Minggu ke depan. Mulai dari hari, Selasa (2/11/2021) hingga akhir nanti. Tapi kami tergetkan hanya dalam dua Minggu sana,” kata Ronny Wuka, sala satu senior kepada wagadei.com di Hawai Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (2/10/2021).

Kader dari organisasi ini, kata Wuka saat ini duduk di bangku legislatif seperti Luki Wuka, Komisi A DPRD Jayawijaya, dan  tiga anggota Dewan lainnya Senius Hilapok, Merlin Elopere, dan  Hengki Meaga.

“Kehadiran mereka memberikan motivasi besar kepada siswa dan mahasiswa di organisasi ini. Kami sangat bangga sekali, empat anggota Dewan hadir dalam satu kegiatan mahasiswa,” katanya.

Senius Hilapok, pendiri organisasi itu juga sebagai DPRD Kabupaten Jayawijaya mengatakan, latar belakang berdirinya organisasi ini karena persaingan di antaranya sesama anak Lembah Baliem di Kota Jayapura

“Orang dari ibu kota Kabupaten Jayawijaya memandang kami orang  Elima itu dengan stigma negatif. Stigma ini membuat senior-senior yang sudah meninggal dunia trauma dan kami kumpul di Jayapura untuk buat organisasi ini. Dan terbukti untuk menhancurkan stikma ini, pada tahun 2008 lalu, awal mulai nya ikatan ini hanya bisa hitung dengan jari tetapi puji Tuhan saat ini banyak kader yang muncul menjadi pemimpin seperti kami empat DPRD yang datang dalam kegiatan ini,” kata Hilapok.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jayawijaya, Luki Wuka selaku kader dari wadah pemersatu tersebut mengatakan dirinya sebagai senior juga sebagai Dewan legislatif siap mendukung kegiatan generasi penerus memberikan uang pembinaan kepada tim yang akan menang dalam turnamen tersebut.

“Kami akan kasih dana pembinaan kepada tim yang akan menang,” ujarnya.

Ia sangat bangga sekali kepada pengurus dan panitia penyelengara karena telah memberikan waktu untuk buka kegiatan ini walaupun dengan pesan Handphone.

“Waktu mereka (panitia dan pengurus) hubungi saya dan tiga teman saya saat kami di Jakarta ikut kegiatan. Tapi saya jawab, aaya siap buka kegiatan itu. Tepat pada hari ini saya buka kegiatan ini secara resmi dan dua Minggu ke depan,” katanya. (*)

Penulis: Yulianus MagaiEditor: Uka Daida
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *