Buka konferensi GKI Mapia, begini pesan Pemkab Dogiyai

Gereja GKII
Toki palu sebagai tanda pembukaan konferensi Klasis Mapia oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai dan GKII Tingkat wilayah III Papua dan badan pengurus daerah Mapia - Wagadei/Musa Dumukoto

Mapia (WAGADEI) – Anggota DPRD Dogiyai, Vitalis Kegiya dan Bernadus Iyai, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Dogiyai membuka Konferensi Daerah (Konda) IX Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Klasis Mapia di Dogiyai, Kamis (28/10/2021).

Dalam kegiatan bertema “Gereja Yang Bertumbuh, Bertambah dan Berdampak” yang  diambil dari perikop Kolose 2:7 dan sub tema “Melalui Konda GKII Klasis Mapia yang Ke-IX, Kita Mendeklarasikan GKII Menjadi Gereja yang Bertumbuh Dalam Iman, Berkualitas dan Memiliki Komitmen Melayani Bertambah Secara Kualitas dan Kuantitas, Gereja yang Bermisi Secara Holistik dan Berdampak Bagi Kemanusiaan, Lingkungan Hidup, Sosial dan Politik” itu, Bernadus dalam sambutannya mengharapkan kepada semua pihak agar bersatu membangun gereja dan meninggalkan sikap sukuisme dan agamisme.

“Kita harus membangun dalam gereja, membangun dalam pemerintahan dan kita harus bekerja sama, sementara Tuhan berikan kesempatan kepada kita harus bekerja sama. Tidak boleh baku lepas antara pemerintah dan agama. Tinggalkan sukuisme dan agamisme,” kata Iyai.

Menurut dia, agama dan pemerintah harus bergandengan tangan bersama sampai akhir hidup, karena agama saja tidak bisa hidup tanpa pemerintah. Sebaliknya pun demikian, pemerintahan tidak berjalan tanpa agama, sehingga dimanapun jemaat Tuhan berada harus menghargai pemerintah.

“Kami ajak tinggalkan isme-isme dan mari bertumbuh dalam gereja agar diberkati oleh Tuhan Allah yang punya segalanya,” ujarnya.

Wakil Ketua wilayah III Papua, Pdt. Roiraja dalam sambutannya mengatakan, apapun keputusan badan pengurus dan panitia dalam konferensi harus dituruti.

“Kita harus berbuat terbaik terhadap orang lain dan kami berharap agar selama konferensi ini berjalan aman dan lancar dan penuh dengan kedamaian,” katanya.

Ia juga berharap agar peserta menjaga nama baik almamater organisasi gereja.

Damianus Mote, ketua panitia pelaksana Konda IX Klasis Mapia berterima kasih kepada semua pihak, yang telah memberikan sumbangan sukarela, baik moril dan materil, maupun tenaga dan bahan makanan (bama).

“Mana yang telah bantu kami melalui sumbangan sukarela, uang, bahan makanan, tenaga dan secara material semua kebaikan bapak/ibu kiranya Allah maha besar akan berkati kalian semua,” katanya.

Ia juga menyebutkan konferensi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan GKII daerah Mapia periode 2017-2021, menyusun program kerja GKII daerah Mapia periode 2021-2026, dan menetapkan badan pengurus daerah Mapia masa bakti 2021-2026.

Peserta resmi dalam konferensi ini hanya 81 orang dan peserta peninjauan dari badan pengurus GKII Klasis Mapia 6 orang, penasehat klasis 2 orang, seluruh pekerja GKII 37 orang, ketua-ketua majelis setiap jemaat 18 orang, guru-guru STA dan STP 4 orang, intelektual 3 orang dan komisi-komisi 8 orang yang menjadi peserta resmi dan peserta peninjauan 1.500 orang. (*)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.