Pertandingan Bola Voli Cup IV Jemaat Hosana resmi ditutup

  • Bagikan
Saat penyerahan hadiah berupa piala kepada tim pemenang - Elias Douw/wagadei.com

 

Nabire, (WAGADEI) – Pertandingan bola volli dalam rangka yang ke IX Jemaat Hosana Klasis Wanggar Nabire Barat, Papua telah resmi ditutup pada Senin, (25/10/2021) di halaman gereja setempat ditandai dengan pertandingan babak final.

Pada pertandingan tersebut dilakukan dua kategori yakni putra dan putri. Tim yang bersaing pada final 8 besar yakni volli putra Debei vs Odiyai, Duamo vs Kede Pecek dan sedangkan volli putri Yagamo Paniai Vs Likado putri dan Yagamo Meepago vs Duntek.

Den Tebai, ketua panitia hut Jemaat hosana mengatakan, kenam tim bola volli putra dan putri merebut mencari juara 1 dan 2, Odiyai dikalahkan Debei akhirnya Odiyai mendapatkan juara 1, sedangkan Debei juara 2, Duamo juara 3 dan sedangkan volli putri saling merebut antara Likado vs Yagamo Paniai akhirnya Likado putri juara 1, dan juara 2 Yagamo Paniai juara 3 Duntek.

“Akhirnya pertandingan ini telah selesai dengan baik dan lancar. Itu bukan karena kekuatan dan kompeten kami tetapi karena pertolongan Tuhan. Selesai dengan baik dan lancar,” kata Den Tebai.

Pihaknya sangat mengapresiasi atas berpartisipasi dalam arena pertandingan ini, semoga kedepan juga tetap semangat dan tingatkan terus.

“Dan antara 24 tim kembanggaan putra dan putri yang sudah bergabung main dalam pertandingan ini, kami harap yang kalah jangan rendah hati karena menang atau kalah adalah soal biasa. Kami juga sampaikan selamat kepada tim yang menang dan mendapatkan hasil yang baik dan lebih tingkatkan lagi,” kata Den.

Ia menambahkan kepada tim agar tetap semangat dalam latihan, karena pertandingan seperti ini kedepan juga pihaknya akan mengadakan pertandingan seperti ini.

Pdt. Lazarus Tebai mengatakan, pihaknya sebagai pimpinan jemaat Hosana serta badan pengurus jemaat dan panitia menyampaikan permohonan maaf jika selama pertandingan apabila pihaknya membuat hal-hal yang tidak wajar.

“Kalau ada hal yang kurang menyenangkan di hadapan saudara-saudari mohon dimaafkan, karena kami juga manusia biasa,” katanya.

Ia mengatakan, para pemain yang turut meramaikan pertandingan tersebut harus berusaha agar bisa bermain dalam pertandingan besar dengan tim-tim profesional. (*)

 

Penulis: Elias DouwEditor: Uka Daida
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *