Generasi muda IPM MEA, calon pemimpin masa depan

  • Bagikan
Frans U Magai, pembina IPM MEA saat menyampaikan materi - Ist

Nabire, (WAGADEI) – Generasi muda adalah mata tombak Papua di masa mendatang. Papua, lebih khususnya Meepago memiliki jumlah angkatan kerja usia muda yang besar, yang dapat menjadi peluang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten, terampil, dan berdaya saing tinggi.

 

Hal itu dikatakan Frans U. Magai, intelektual Meepago sekaligus sebagai pembina Ikatan Pelajar Mahasiswa dan Mahasiswi Megaikebo Adauwo (IPM MEA) Nabire ketika menyampaikan materi pada kegiatan seminar sehari dan perkenalan angkatan ke – III, Sabtu, (23/10/2021).

 

“Sebenarnya ada kegiatan pertemuan dengan wakil ketua DPR Yunus Wonda, tapi itu saya kasih tinggal karena dulu pernah menangis tentang MEA. Dan lebih penting berbagai ilmu dengan orang-orang muda untuk masa depan, agar orang-orang MEA bisa ada,” ujar Magai.

 

Kesempatan itu ia mengucap syukur kepada Allah karena sekarang dari IPM MEA kebanyakan sudah senior dan masih tingkat perkuliahan.

 

“Doa saya telah menjawab, karena adik-adik sudah banyak. Dulu pernah saya menangis tentang MEA karena dulu tidak ada lebih khususnya mahasiswa dan sarjana dari Megaikebo Adauwo,” katanya.

 

Dia mengaku merasa rugi jika tidak hadir di acara istimewa itu untuk mentransfer ilmu yang dimiliki kepada generasi berikutnya.

 

“Saya merasa rugi ketika, kalau di sana saya masih bisa ketemu dan karena waktu masih panjang. Sehingga saya kemarin berusaha tiket dari Jayapura ke Nabire dan hari ini saya bisa sampaikan materi,” katanya.

 

Bagi dia, bertemu dengan adik-adik merupakan suatu kado istimewa untuk memotivasi agar kelak menjadi pemimpin yang kokoh di segala bidang

 

“Mereka (adik-adik mahasiswa) bisa menjadi pemimpin masa depan yang Tuhan sediakan,” katanya.

 

Perwakilan orang tua wali yang berasal dari Megaikebo Adauwo di Nabire, Akulian Wakei merasa bangga kepada pelajar mahasiswa di Nabire, sebab awal dari perkembangan organisasi IPM MEA adalah mau belajar menjadi pemimpin.

 

“Tapi tiap hari terbukti bahwa kalian adalah sudah mampu memimpin bagi semua orang. Saya bangga karena pembangunan aula, dan tempat tinggal sudah selesai sebagai tempat belajar dan pagar sebagian besar sudah selesai tinggal sisanya,” ujarnya. (*)

 

 

Penulis: Musa DumukotoEditor: Uka Daida
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *