IPMI-J desak Pemda Intan Jaya perhatikan korban longsor Bamba 

Jayapura,(WAGADEI) – Ikatan pelajar dan mahasiswa Kabupaten Intan Jaya Se-Kota Studi Jayapura (IPMI-J), mendesak pemerintah daerah (Pemda) Intan Jaya untuk berikan perhatian serius kepada korban musibah longsor di kampung Bamba, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.

 

Hal itu disampaikan oleh ketua Ipmi-J,Yanuarius Weya, kepada wagadei.com via seluler, Minggu (17/10/2021).

 

Weya mengatakan,pihaknya merasa sedih dengan musibah longsor yang menimpa warga bamba tetapi tidak diberi perhatian oleh Pemda setempat.

 

” Saya rasa sedih ketika dengar korban longsor belum diperhatikan oleh Pemda setempat. Harusnya Pemda perhatikan demi kemanusiaan karena ini bencana alam serius yang menelan rumah,ternak,kebun,dan lain-lain,”tuturnya.

 

Ia berharap, dalam waktu dekat pemerintah turun sentuh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat bencana seperti ini.

 

Kaleb Maisini, kordinator hubungan masyarakat (humas) IPMI-J juga berharap agar pemda segera turun melihat kejadiaan ini.

 

“Mereka pasti kehilangan segalanya. Jdi mereka butuhkan bantuan maka Pemda harus respon cepat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Saverius Bagubau anak asli kampung Bamba menjelaskan, dengan musibah ini masyarakat telah kehilangan tempat tinggal,kebun,makanan dan lain-lain sehingga mengakibatkan masyarakat mengungsi ke kampung terdekat.

 

“Mereka sudah kehilangan tempat tinggal,ternak,kebun dan lain-lain ikut hanyut. Ada 8 rumah besar yang hanyut, ternak babi, kelinci, ayam dan ternak lainya ikut hanyut. Kebun-kebun semua hanyut langsung di kali Kemabu, jdi hari ini sangat susah hidup orangtua saya disana. Pemerintah tolong lihat derita mereka,” pungkasnya.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.