Konflik saat Mubes, Mahasiswa Puncak meminta pemda hadir damaikan situasi

  • Bagikan

Jayapura,(WAGADEI) – Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak (KMPP) Se-Jayapura meminta pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Puncak, untuk hadir menyelesaikan konflik yang terjadi antar mahasiswa saat Musyawarah besar (Mubes) KMPP pada September 2021.

 

Hal ini disampaikan Ketua KMPP, Aperau Kiwak kepada wagadei.com,Kamis,(7/10/2021) di halaman asrama Mimika, Perumnas I Waena, Jayapura.

 

Aperau menjelaskan, dalam pembahasan tata tertip terjadi saling adu mulut untuk mempertahankan argumen dan terjadi keributan namun tidak diselesaikan sehingga sidang di skorsing.

 

” Saat kami sidang,dalam pembahasan tata tertib,ada adu mulut antar mahasiswa hingga berakhir dengan konflik yang mengakibatkan kerusakan fasilitas asrama yang kami sewa,pengrusakan kendaraan, hingga ada mahasiswa yang terluka ringan dan berat,” tuturnya.

 

Lanjutnya, Pada saat itu kami sudah duduk bersama dan berdamai namun kembali terjadi konflik antar mahasiswa yang berbeda distrik hingga sidang di skorsing hingga waktu yang tak ditentukan.

 

Ia berharap, Pemda PUNCAK sebagai orangtua harus hadir pulihkan situasi karena mubes harus tetap jalan.

 

Ia juga mengapresiasi pemda Puncak, yang sejauh ini terkesan sangat dekat dekat mahasiswa hingga mendukung mubes organisasi mahasiswa Puncak.

 

“Terimakasih banyak pemda puncak, yang sebagai orangtua selalu membantu dan mendukung semua aktifitas mahasiswa puncak di Jayapura,” Imbuhnya.

 

Sementara itu, Hengky Tabuni , koordinator team yang mendata kerusakan fasilitas dan korban mengatakan,23 motor/mobil mengalami kerusakan,33 orang mengalami luka ringan dan ada kerusakan fasilitas aula Asrama mimika seperti kaca,Meja dan Kursi.

 

Melihat banyak kerugian dan korban luka-luka,Ia berharap, Pemda Puncak harus segera turun tangan menyelesaikan dan membayar kerugian fasilitas asrama,kendaraan dan berikan sentuhan kepada para korban luka-luka.

 

” Kami sudah coba damaikan. Tetapi masih ada kebencian yang tertanam diantara kita. Mohon pemerintah daerah Puncak turun tangan memberikan solusi supaya kami lanjutkan mubes karena masa kepengurusan badan pengurus periode ini sudah berakhir,” harapnya.

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *