Panitia Muspasmee ke VII resmi dilantik

  • Bagikan
Pastor Dekan Dekenat Paniai, P. Sebastian Amamean Maipaiwiyai, Pr saat melantik panitia pelaksana Muspasmee ke VII di gereja Katolik Epouto, Senin, (4/10/2021) - Yamoye'AB/wagadei.com

 

Epouto, (WAGADEI) – Panitia pelaksana Musyawarah Pastoral Mee (Muspasmee) ke VII di Paroki St. Fransiskus Assisi Epouto, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika resmi dilantik oleh Pastor Dekan Dekenat Paniai, P. Sebastian Amamean Maipaiwiyai, Pr di gereja Katolik St. Fransiskus Assisi Epouto, Senin, (4/10/2021).

Pelantikan itu dilaksanakan dalam perayaan Ekaristi yang bertepatan dengan ulang tahun Paroki Epouto ke 70 tahun. Panitia Muspasmee ke VII dipilih oleh Tim Perumus Dekenat Paniai- Dekenat Tigi di aula PPK Epouto pada Minggu, (26/9/2021). Kesempatan itu Esau Tekege, Kepala SMP YPPK Epouto terpilih sebagai Ketua Panitia Muspasmee ke VII.

Baca: https://wagadei.com/2021/09/27/esau-tekege-terpilih-sebagai-ketua-panitia-muspasmee-ke-vii/

Pelantikan dan pengambilan sumpah bagi ratusan orang Panitia tingkat Paroki, Stasi dan Komunitas Basis (Kombas) tersebut disaksikan oleh Tim Perumus Pastoral Dekenat Paniai dan Dekenat Tigi serta ratusan Umat Katolik dan GKI Kingmi serta tamu dan undangan.

“Utamakan tanggungjawab, saya yakin atas bantuan Tuhan Allah pasti sukses,” kata Pastor Dekan Dekenat Paniai, P. Sebastian Amamean Maipaiwiyai, Pr usai melantik.

Muspasmee merupakan program tiga tahun sekali yang digagas oleh Tim Pastoral Dekenat Paniai bersama Alm. Manfred Mote, seorang filsuf suku Mee. Muspasmee sebelum telah menghasilkan berbagai macam hal positif, sebut saja hidupkan kembali pekarangan rumah (Odaa Owaada), ekonomi kerakyatan, obat-obatan tradisional dan perguruan tinggi STK Touye Paapa Deiyai.

Pater Sebastian menyarankan agar panitia segera membuat kalender pelaksanaan agar terarah dalam proses persiapan.

“Saya harap panitia segera buat pertemuan besar-besaran yang melibatkan seluruh panitia, umat dan tim Dekenat Paniai dan Tigi. Dari situ kita kerja keras menyongsong masa pelaksanaan,” katanya.

Ia menambahkan, bersamaan dengan ulang tahun St. Fransiskus Assisi maka akan dibantu pula oleh Santo pelindung gereja tersebut.

Ketua panitia umum Muspasmee ke VII, Esau Tekege mengatakan, siap menjalankan amanah yang diberikan umat dan gereja Katolik di Meuwo (tanah air suku Mee).

“Terimakasih kepercayaan ini, dan tugas berat kita pikul sama-sama,” katanya.

Ia mengatakan, pada Sabtu, (9/10/2021) pihaknya akan menggelar pertemuan guna menyusun semua program kerja berbasis umat setempat.

“Pada Muspasmee kali ini tema yang ditetapkan oleh Tim Perumus Dekenat Paniai – Dekenat Tigi adalah Inkulturasi.

“Tema ini merujuk pada adaptasi dari ajaran-ajaran Gereja,” ucapnya. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *