Mahasiswa Papua di Makassar segera salurkan bantuan ke warga terdampak banjir Nabire

  • Bagikan
Beberapa perwakilan mahasiswa Papua di Makassar foto bersama bantuan beras yang dikirim ke Nabire - Ist

 

Nabire, (WAGADEI) – Mahasiswa dan mahasiswi Papua di Makassar peduli kemanusiaan korban bencana alam (banjir) di Kabupaten Nabire segera memberikan bantuan makanan berupa 60 karung beras dari Makassar melalui kapal laut.

Aktivis mahasiswi Papua peduli banjir Nabire, Yeti Tagi mengatakan, untuk membantu sembako itu pihaknya melakukan penggalangan dana di Makassar selama tiga hari, Jumat, (24/9) sampai Minggu, (26/9/2021). Ia menambahkan, bantuan bakal tiba di Nabire pada awal bulan Oktober 2021.

“Selama tiga hari berturut-turut kami melakukan penggalangan dana, jumlah uang yang terkumpul Rp 9 juta lebih. Lalu kami sudah beli beras di sini (Makassar) lalu besok kami mau kirim ke Nabire, beberapa hari kedepan (awal Oktober) pasti tiba di Nabire,” ujar Tagi Rabu, (29/9/2021).

Pihaknya peruntukan untuk warga terdampak banjir diantaranya kampung Bomopai di Distrik Yaro, Wami, Wanggar Pantai dan Distrik Teluk Kimi.

Untuk pendistribusian bantuan pihaknya menyerahkan kepada dua orang tim penggerak Alfred Madai dan Alfred Degei.

Ia berharap sekalipun sedikit semoga meringankan warga di beberapa tempat. “Kami berharap dengan bantuan sembako ini sedikit meringankan beban saudara-saudari kita yang terdampak bencana alam,” ujarnya.

Atas banjir itu pihaknya menyerukan agar semua pihak hentikan penebangan pohon secara liar di wilayah tersebut.

“Ini sebagai isyarat, harus hati-hati tebang kayu karena kemudian hari masyarakat korban bencana alam banjir, longsor dan lain-lain,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta agar Pemerintah setempat tak sembarang memberikan izinkan penembangan hutan secara liar. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *