Bentuk panitia Natal, pengurus FKMI Nabire serukan kekompakan

  • Bagikan
Forum Komunikasi Mahasiswa Intan Jaya (FKMI) di Nabire
Panitia Natal Forum Komunikasi Mahasiswa Intan Jaya (FKMI) di Nabire - Wagadei.com/Elias Douw

Nabire (WAGADEI) – Forum Komunikasi Mahasiswa Intan Jaya (FKMI) di Nabire membentuk Panitia Natal 2021/2022 pada Selasa (28/9/2021) di asrama Intan Jaya Kalibobo, Nabire.

Ada lima calon yang maju untuk dipilih sebagai panitia, di antaranya, Gerson Maiseni (nomor urut 1), Besina Wandagau (nomor 2), Jaret Miagoni (nomor 3), Serpina Yatepai (nomor 4), dan Nopianus Sujau di nomor urut 6.

Dari 40 suara mahasiswa/i yang menghadiri kegiatan tersebut, Gerson Maiseni memperoleh 15 suara, disusul Besina Wandagau dengan 10 suara, Jaret Miagoni dengan 5 suara, Serpina Yatepai dengan 6 perolehan suara, dan Nopianus Sujau dengan nomor urut 5 hanya memperoleh 4 suara.

Dengan demikian, Gerson Maiseni terpilih sebagai ketua, sekertaris 1 diembankan kepada Besina Wandagau, sekertaris ll Jaret Miagoni, Bendahara l Serpina Yatepai, dan Bendahara ll Nopianus Sujau.

Gerson Maiseni mengucapkan rasa syukurnya atas kepercayaan teman-teman yang memilihnya sebagai ketua panitia Natal tahun ini. Ia juga berterima kasih kepada BPH (Badan Pengurus Harian) FKMI Nabire atas kepercayan yang sama. Oleh karena itu, segenap pekerjaan dalam kepanitiaan Natal bukan hanya tanggung jawab pengurus, melainkan juga semua anggota organisasi, sehingga antaranggota dan badan pengurus harus saling berkolaborasi dan berkoordinasi.

“Mari kita bersatu dan berkolaborasi di dalam pekerjaan-pekerjaan nonformal maupun informal antara satu sama lain, untuk mensukseskan ibadah syukuran kelahiran Sang Raja kita (Yesus Kristus),” katanya.

Sementara itu, Yulianus Zanambani dari badan pengurus FKMI Nabire mengajak para mahasiswa Intan Jaya yang tergabung dalam FKMI Nabire untuk selalu menjaga kekompakan.

“Mari kita kompak dan bersatu untuk mensukseskan kegiatan ibadah hari ulang tahun tahun Tuhan kita,” katanya.

Dirinya menegaskan, panitia inti yang telah terpilih harus ada garis koordinasi antara ketua dengan sekretaris dan pembina. Bila ada pekerjaan yang belum diselesaikan, seperti pengurusan undangan, dan urusan lainnya, sedianya dikoordinasikan satu sama lain. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *