TPN-PB tegaskan semua yang terjadi di Kiwirok akan diceritakan Gerald Sokoy

  • Bagikan
Petugas Kesehatan Puskesmas Kiwirok, Gerald Sokoy foto bersama-sama pasukan TPNPB-OPM Ngalum Kupel dibawah pimpinan Brigjen Lamek Taplo setelah dikabarkan hilang kurang lebih 10 hari - Ist

Jayapura, (WAGADEI) – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat TPN-PB OPM) Kodap 15 Ngalum Kupel dibawah pimpinan Brigjen Lamek Taplo patut diberikan acungan jempol pasalnya mereka menyelematkan tenaga kesehatan (Nakes) Gerald Sokoy yang dikabarkan telah hilang tanpa jejak pasca peristiwa pembakaran, pengepungan hingga meninggalnya Nakes Gabriella Meilani di Kiwirok, Pegunungan Bintang pada Senin, (13/9/2021).

Juru bicara TPNPB OPM Sebby Sambom menegaskan, pihaknya hanya menyelamatkan Gerald Sokoy dari ganasnya penyeragan.

“Selama kurang lebih 10 hari Mantri Gerald Sokoy bersama pasukan TPNPB-OPM Kodap 15 Ngalum Kupel dalam kondisi sehat. Secara tegas saya mau sampaikan bahwa Sokoy bukan disandera namun Gerald Sokoy tersebut tersesat dalam peristiwa penembakan di Distrik Kiwirok, maka pasukan TPNPB-OPM lindungi Gerald Sokoy sebagai warga sipil non militer,” ungkap Sebby Sambom kepada wagadei.com melalui keterangannya, Kamis, (23/9/2021).

Menurut Sebby, laporan resmi dari Brigjen Lamek Taplo akan serakan Gerald Sokoy melalui pihak Gereja atau Pemerintah Kabupaten Pengunungan Bintang secara terhormat.

“Semua peristiwa yang terjadi selama ini simpang siur itu Gerald Sokoy akan jelaskan kepada publik terkait Dokter bersenjata dan nasib Nakes Gabriella Meilani yang korban hingga harus meninggal dunia itu,” ungkapnya tegas.

Menurut Brigjen Lamek Taplo semua pihak tetap bertahan pasalnya banyak pihak yang menyudutkan pasukan TPNPB-OPM akan dengar langsung dari Mantri Gerald Sokoy.

Ia mengaku, aparat keamanan TNI dan Polri nampak sedang menghalangi pihaknya dalam proses pengembalian Gerald Sokoy.

“Waktu untuk serahkan Sokoy dari kami (TPNPB OPM) kepada pihak Gereja atau Pemerintah Daerah itu kami akan atur sesuai situasi yang kami hadapi. Oleh karena itu, semua pihak khususnya seluruh rakyat Papua tetap bersabar,” kata Taplo. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *