Nakes adalah pejuang kemanusiaan, Kadinkes Papua: Semua pihak harus lindungi

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. Robby Kayame - Doc wagadei.com

 

Jayapura, (WAGADEI) – Tenaga kesehatan (Nakes) merupakan pekerja kemanusiaan yang siap melayani entah siapa saja untuk keselamatan masyarakat, terutama di tanah Papua.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dr. Robby Kayame meminta kepada semua pihak untuk menjaga dan melindungi semua tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di seluruh tanah Papua.

“Kami (nakes) ini kerja kemanusiaan, layani siapa saja. Benar-benar kerja untuk keselamatan masyarakat,” kata Dr. Robby Kayame, Rabu, (22/9/2021).

Ia bahkan mengutuk keras tindakan penyerangan terhadap sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Distrik Kiriwok, Kabupaten Pegunungan Bintang dan meminta semua pihak

“Kami sangat kecewa dan menyesalkan tindakan brutal seperti itu. Atas nama pimpinan seluruh tenaga kesehatan di Papua, saya menyampaikan duka yang mendalam buat keluarga korban,” kata Kayame.

Untuk menjamin keamanan dan keselamatan nakes terutama di daerah konflik seperti Pegunungan Bintang, ia minta kepada aparat keamanan TNI dan Polri bisa maksimalkan.

“Yang kami butuh keselamatan, sehingga jaminan keamanan keselamatan dari aparat keamanan dari TNI/Polri sehingga kami bisa kerja maksimal. Kalau tidak ada jaminan, bagaimana kami bekerja maksimal,” ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai ini.

Ia mengaku sudah koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang kejadian Senin, (13/9/2021) merupakan yang terakhir. “Kejadian ini yang tidak kita duga karena sebelumnya ini daerah aman,” ucapnya.

Pasca kasus penyerangan nakes ini, ia menambahkan, beberapa hari lalu pihaknya telah memberikan santunan kepada keluarga korban nakes yang meninggal dunia dan bantuan dana kepada nakes yang sedang dirawat di RS Marthen Indey, Jayapra.

“Melihat kondisi ini, ke depan kami mengusulkan agar perbanyak rekrut tenaga kesehatan putra daerah setempat, mulai dari sekolah kesehatan, Poltekes dan sebagainya. Setelah sekolah kembalikan ke daerah untuk mengabdi di wilayahnya,” katanya tegas.

Sebelumnya, Direktur RSUD Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Seperinus Kakyarmabin menegaskan, pihaknya tidak melakukan penutupan pelayanan terhadap masyarakat di daerah sebagaimana diisukan melalui surat tertanggal 18 September 2021 bahwa fasilitas kesehatan ditutup sampai waktu yang tak ditentukan.

“Tidak tutup. Mulai kemarin kami sudah melakukan pelayanan seperti biasa hingga hari ini dan seterusnya,” kata Seperinus Kakyarmabin.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *