Kontak senjata antara TNI Polri dengan TPN-PB OPM, Satu Prajurit TNI Gugur

  • Bagikan
Ilustrasi Satgas Pamtas Yonif 403/WP di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua - Ist

Jayapura, (WAGADEI) – Satu prajurit TNI dikabarkan telah meninggal dunia atau gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB/OPM) Kodap Ngalum Kupel di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (21/9/2021) pagi.

“Kami baku tembak dengan TNI kurang lebih satu jam lamanya, dimulai dari jam 6.45 WP sampai jam 7.45 WP,” kata salah satu anggota TPN-PB OPM Kodap Ngalum Kupel, Okbu Mimin dari Kiwirok melalui via telepon selulernya, Selasa, (21/9/2021).

Walaupun demikian, ia mengaku belum bisa memastikan berapa orang yang menjadi korban di pihak TNI Polri.

“Memang ada korban jiwa tapi kami di TPN-PB tidak ada. Pihak musuh TNI Polri itu ada, tapi berap orang, kami belum tahu,” katanya.

Ia mengatakan tenaga kesehatan (nakes) bernama Geral Sokoy yang dikabarkan hilang pada Senin 13 Septembar 2021 kini ditahan pihaknya sehingga akan segera dipulangkan.

“Kami akan serahkan ke Pemerintah Daerah atau keluarga dengan selamat,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Arm Reza Nur Patria menjelaskan, kontak tembak terjadi saat helikopter bergerak menuju Kiwirok untuk melaksanakan evakuasi

“Hari ini telah telah dievakuasi jenazah suster Gabriela dari Kiwirok ke Jayapura. Dalam pelaksaan evakuasi tadi pagi ada gangguan dari kelompok separatis teroris terhadap anggota TNI yang berupaya melakukan pengamanan. Saat melakukan pengamanan terjadi kontak tembak, dan satu anggota kita gugur,” ungkap Kapendam Reza dalam keterangan persnya, Selasa, (21/9/2021).

Kapendam menyebut sampai saat ini kontak tembak antara aparat gabungan TNI Polri dengan kelompok bersenjata masih terus berlangsung

“Sangat disayangkan personil kita yang melaksanakan evakuasi masih diganggu. Sehingga kita harapkan doa bersama semua aparat TNI Polri yang melaksanakan tugas dalam menjaga NKRi di tanah papua, mendapat perlindungan dari Tuhan demi tegaknya NKRI,” kata Kapendam

Ia menambahkan, jenazah anggota TNI yang gugur telah di evakuasi ke Jayapura bersamaan dengan jenazah suster Gabriela

Dari data yang diperoleh, prajurit TNI yang gugur tersebut bernama Pratu Ida Bagus Putu dari Satgas Pamtas Yonif 403. Pratu Ida gugur dengan luka tembak di bagian kepala. (*)

banner 120x600
  • Bagikan