Beredar info 22 rakyat sipil di Yahukimo ditangkap

  • Bagikan

Nabire, (WAGADEI) – Senin, (20/9/2021) kembali terjadi penangkapan terhadap warga sipil asli Papua di Dekai ibukota Kabupaten Yahukimo, Papua.

Sesuai kronologis yang beredar di sosial media ‘Warga usai mandi Kali Biru dalam perjalanan menuju pulang kerumah. Lalu, Aparat hentikan kendaraan yang mereka gunakan lalu ditodong pistol. Lalu secara paksa dinaikan dalam mobil milik polisi dan bawa ke Polres Yahukimo’,

Ini nama-nama yang beredar media sosial facebook sebagai berikut: Eri bahabol, Wasuok silak, Tius bahabol, Monius silak, Komin silak, Yomis Bahabol, Elkim Bahabol, Basiel Balingga, Afret Balingga, Kris Payage, Erdin Bahabol, Sina Bahabol, Esemina Silak, Prian Silak, Vito Silak, Arnes Silak, Nila Bahabol, Kel Iklai, Menase Sinik, Arena Silak, Osti Silak dan Yantinus Silak.

“Umur mereka (7 – 15) termasuk masa kanak-kanak, kok aparat secara paksa ditodong pistol, menaikan dalam mobil dan arahkan mereka ke Polres. Heran sekali, aparat yang bertugas disana”, ujarnya Adii Ben dibalik selulernya kepada wagadei.com, Senin, (21/9/2021)

Cuma-cuma sila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang adil dan beradab’ jika Aparat yang bertugas di Papua pikirannya buncah (kacau), tak ada kemanusiaan,” katanya.

Ia menegaskan jika kejadiaan itu benar tanpa alasan begini-begitu segera bebaskan hari ini juga.

Salah satu tokoh pemuda asal Lapago, Amiten Silak mengatakan tugas aparat adalah melayani, melindungi, mengayomi, dan mengatur masyarakat, bukan tangkap secara paksa, bukan ditodong senjata.

“Kami mengutuk semua tindakan kekerasan dan brutal yang dilakukan oleh aparat kepada orang Papua, terutama terhadap pelaku penangakapan anak-anak yang mandi Kali Biru, Yahukimo ketika pulang menuju ke rumah,” katanya.

Pihaknya meminta kepada Polres Yahukimo segera bebaskan dan segera memohan maaf kepada mereka.

Hingga berita ini diturunkan redaksi wagadei.com belum berhasil melakukan konfirmasi kepada Polres Yahukimo maupun Bidang Humas Polda Papua. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *