Umur boleh tua, perjuangan tetap ditegakkan!

  • Bagikan
Pengurus, senior dan calon anggota baru saat memotong kue ulang tahun di Pantai Holtekam, Minggu, (19/9/2021). Yulianus Magai/wagadei.com

Jayapura, (WAGADEI) – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Efrem Cabang Kota Jayapura merayakan acara Dies Natalis  yang ke 58 tahun. Dies Natalis tersebut sebagai tanda berdirinya organisasi kemahasiswaan di Jayapura yang kokoh itu diusung dengan tema ‘Umur boleh berlalu, tetapi perjuangan tetap ditegakan’.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pantai Holtekam Kota Jayapura pada hari Minggu, (19/9/2021). Robert Yewen, salah satu senior PMKRI Santo Efrem Cabang Kota Jayapura mengatakan, dengan umur yang sudah mencapai 58 tahun yang cukup tua ini, pihaknya siap tulis buku perkembangan PMKRI di Papua.

“Karena sampai saat ini, kami ikuti tidak ada orang yang mau menulis tentang sejarah berkembangan terhadap organisasi (PMKRI) di Papua  khususnya di Jayapura. Dengan itu, saya sebagai salah satu senior yang sampai saat ini masih bersama-sama dengan adik-adik, kami akan buat buku,” ujar Robert Yewen.

PMKRI di Jayapura, kata Yewen, pihaknya ingin buat dalam bentuk buku sehingga pihaknya sudah bentuk tim. “Dan sudah susun bab-babnya, jadi kami siap menulis sejarah organisasi PMKRI di Papua khususnya di Jayapura,” ucapnya.

Martinus Mabel, Ketua Presidium PMKRI Cabang Jayapura mengatakan, Dies Natalis yang ke 58 ini umur yang  sangat tua salah satu cabang PMKRI  yang tertua di Papua sehingga pihaknya harus menjadi contoh yang baik kepada organisasi cabang yang lain di tanah Papua.

“Dalam moment Dies Natalis ini juga kami menyampaikan bahwa kader-kader PMKRI juga melihat berpikir dan bertindak sebagai orang dewasa sesuai dengan umur organisasi, yaitu 58 tahun. Maka itu, kader-kader PMKRI  melakukan sesuatu berdasarkan tiga benan merah yang kita tekuni,” kata Mabel.

Dalam kesempatan itu pihaknya sampaikan bahwa kader-kader PMKRI entah itu di bidang akademik, ekonomi, politik, wirausaha, aktivis dan budaya sehingga ini memberikan contoh yang terbaik kepada semua pihak terutama yang masih ikut masa bimbingan (Mabin).

“Bahwa kita (kader PMKRI) ini tidak hanya menyebut sebagai kader PMKRI tapi kita menunjukan bahwa kita kader PMKRI itu ada. Tunjukkan dalam arti kita perjuangkan sesuai dengan visi dan misa yang ada, jadi umur organisasi bisa tua tapi perjuangan kita akan berkembang terus,” ujarnya.

Ia mengucapkan terimakasih kepada semua anggota PMKRI yang ada di Jayapura karena telah meluangkan waktu untuk merayakan Dies Natalis yang ke 58 ini.

“Tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada senioritas yang mana telah telah membantu kami dalam segala hal (bentuk). Sehingga akhirnya kita bergandengen tangan untuk melahirkan kader-kader hebat untuk PMKRI ke depan,” imbuhnya. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *