Ini jawaban maskapai Rimbun Air soal e-KTP atas nama Agithia Mirza

  • Bagikan
e-KTP atas nama Aghitia Mirza diduga milik Capten Pilot pesawat Rimbun Air PK-OTW yang jatuh - Ist

Jayapura, (WAGADEI) – Penanggung jawab maskapai Rimbun Air di Nabire, Rizky mengatakan, pihaknya belum bisa mengeluarkan pernyataan terkait beredarnya KTP elektronik atas nama Agithia Mirza yang diduga sebagai Capten Pilot Rimbun Air PK-OTW yang jatuh di Ngagindoga, dekat Blok B Wabu, Intan Jaya pada Rabu, (15/9/2021) lantaran masih dalam keadaan duka.

“Tidak bisa, kami tidak bisa berikan keterangan. Kalau bapak wartawan mau tanyakan sesuatu lebih baik langsung tanya ke Krisis Center. Karena kami sudah sepakat Krisis Center yang bisa keluarkan pernyataan. Jadi langsung hubungi ke kantor pusat saja,” ujar Rizky ketika dikonfirmasi wagadei.com dibalik selulernya, Kamis, (16/2021) sore.

Baca: https://wagadei.com/2021/09/16/benarkah-capten-pilot-rimbun-air-pk-otw-adalah-anggota-tni/

Ia bahkan bilang akan memberikan nomor kontak Krisis Center agar bisa dikonfirmasi lebih lanjut, namun hingga kini belum diberikan nomor kontak tersebut.

“Nanti saya tanyakan dulu, sementara kami masih berduka. Sementara begitu saja dulu ya bapak,” katanya sambil menutup selulernya.

Hari ini, Kamis, (16/9/2021) publik dikejutkan dengan beredarnya KTP elektronik atas nama Agithia Mirza sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diduga Capten Pilot Rimbun Air PK-OTW, H. Mirza yang jatuh di Ngagindoga, Sugapa, Intan Jaya pada Rabu, (15/9/2021)

Dari KTP elektronik yang diperoleh Jubi, Kamis, (16/9/2021) itu diterbitkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota Bogor pada 27 – 11 – 2016 tertulis nama Agithia Mirza dilahirkan di Jakarta, 12 – 08 – 1964, jenis kelamin laki-laki, golongan darah B, agama Islam, Status perkawinan sudah kawin, pekerjaan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dari data yang tertera dalam e-KTP itu justru menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan publik di tanah Papua, apalagi Intan Jaya baru sedang dalam proses pemulihan pasca konflik ideologi Papua Merdeka dan NKRI harga mati. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *