Guruku, Orang Terhormatku

  • Bagikan
Guru
Ilustrasi - Pixabay

Oleh: Yulianus Magai

Aku lupa, memberikan hormatku padamu, walaupun engkau adalah orang terhormat dalam pertumbuhan ku, sang guru

Sang guruku, kau adalah pendidik  ampuh setia, saat engkau mendidik aku menjadi orang yang jauh lebih baik hari ini, hormatku padamu hanya sebatas….

Aku sadar, aku sadar ketika aku berada jauh dari keramaian, guru engkau adalah pahlawan yang terhormat dalam pertumbuhanku, maaf hormatku padamu batas semampuku

Mendidikmu, aku adalah seorang buta yang kini menjadi orang yang jauh dikenal dengan seorang pelajar, kebanggagaanku padamu seperti gunung Cyclop. Namun untuk ungkapkan aku tak tahu dengan cara apa aku harus rangkai

Menyakitimu, banyak yang aku salah di hadapanmu, bukan sedikit  kulakukan tindakan yang membuat luka di hatimu, walaupun kadang hatimu terluka karena perbuatanku, engkau tetap sabar dan jadi orang terhormat dalam membina, mengajar dan mendidikku

Guruku orang terhormat dalam tubuhku

 

*Puisi ini saya tulis dalam rangka mengembangkan literasi di Papua,  beberapa topik di antaranya “sahabat, keluar dan guru” jadi saya ambil topiknya guru,. Ini  diadakan oleh SMK Papua. Ditulis dari dalam  ruangan bengkel Geologi Tambang SMK N 3 Jayapura

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *