HMPJ palang kantor perwakilan Jayawijaya di Sentani, ini alasannya!

  • Bagikan
Himpunan mahasiswa Jayawijaya saat memalang kantor perwakilan di Sentani, Senin, (13/9/2021) - Ist

Jayapura, (WAGADEI) – Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) kota study Jayapura kembali melakukan pemalangan kantor perwakilan Jayawijaya di Sentani, Kabupaten Jayapura. Pemalangan itu dilakukan akibat buntutnya janji Bupati Jayawijaya Jhon R. Banua yang belum tepati terhadap mahasiswa kota sudy Jayapura.

Kordinator aksi, Aluis Himan mengatakan, hasil pertemuan pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya belum ada titik terang tentang biaya mahasiswa, renovasi asrama dan pembanguan asrama mahasiswa yang baru.

“Kami mahasiswa jayawijaya kembali lagi mendatangi dan memalang kantor Hangar Jayawijaya Dirgantara karena hasil pertemuan mahasiswa dengan Pemda Jayawijaya di wamena belum ada realisasi sampai sekarang,” kata kordinator aksi, Aluis Himan melalui pers rilisnya yang diterima, Senin, (13/9/2021).

Ia menegaskan, pihaknya melakukan aksi tersebut akibat tidak ada kejelasan pertemuan di kantor Otonom lantai 3 pada Kamis, 5 Agustus 2021 lalu yang tatap muka antara Bupati Jayawijaya, Wakil Bupati juga Kabag Kesra dan Kepala BKD.

Ketua HMPJ Albert Kalolik mengatakan  Dmdengan membahas sejumlah hal terkait renovasi asrama juga pembangunan asrama permanen di wilayah Sentani dan juga terkait dana bagi mahasiswa di penghujung studi serta dengan bantuan untuk penerimaan mahasiswa baru HMPJ tahun 2021.

“Tapi paling mendasar adalah studi akhir juga dengan bantuan penerimaan yang sudah dijanjikan Bupati sendiri pada kami. Namun sampe saat ini juga belum ada realisasi,” kata Albert Kalolik.

Selama ini, kata dia pihaknya telah membangun komunikasi ke pihak Pemda dalam hal ini Kabag Kesra juga  bahkan ke Bupati Jayawijaya namun WhatsApp, dan telepon tidak digubris.

“Banyak mahasiswa harusnya bayar SPP tahun ini, namun cuti kuliah. Hal serupa juga penerimaan mahasiswa baru tidak dilakukan tahun 2021,” katanya.

Saat pihaknya menyerahkan surat pernyataan kepada Handoko selaku perwakilan Pemda Jayawijaya diharapkan bisa tepati sesuai dengan waktu yang ditentukan terhitung mulai dari jam 10.05 WP usia penyerahan surat selama 1 x 24 jam.

ami menunggu respon dari pihak Bupati, karena tidak ada maka untuk aktivitas besok baik itu hangar Trigana, Jayawijaya Air dan beberapa hangar lain yang kirim barang tujuan Wamena kami akan palang untuk sementara waktu sampe dengan jawabanya,” katanya.

Sebentara itu Handoko sendiri menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti surat mahasiswa Jayawijaya kepada Buapti Jayawijaya. (*)

Penulis: Yas WendaEditor: Uka Daida
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *