BEM Sekolah Tinggi Teologia Se Jayapura terus galang dana untuk Nduga, Intan Jaya dan Puncak

  • Bagikan
Para mahasiswa dari sejumlah Sekolah Tinggi Teologia yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura melakukan KKR di halaman STT Walter Post Pos 7 Sentani - Foto: Yas Wenda

Jayapura, (WAGADEI) – Tim peduli kemanusian untuk rakyat Nduga, Intan Jaya dan Puncak Jaya yang dikoordinir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Teologia Se Kota dan Kabupaten Jayapura menggelar ibadah Kebaktian Kebagunan Rohani (KKR).

Sisi lain kegiatan tersebut juga untuk menggalang dana untuk kebutuhan pengungsi dari ketiga daerah tersebut.

Kordinator umum posko kemanusiaan, Aryo Wetipo mengatakan perasaan batin yang dialami oleh rakyat Nduga, Intan Jaya dan Puncak merupakan duka pihaknya sehingga KKR dilakukan untuk menggalang dana demi kebutuhan rakyat yang Pegunungan Tengah Papua.

“Hari ini kami duduk enak, tidur nyenyak, makan makanan yang baik tetapi bagaimana dengan keluarga kita di Nduga, Intan Jaya dan Puncak Jaya? Ya tangisan mereka adalah tangisan kita bersama,” kata Aryo dalam sambutannya.

Menurut dia, pihaknya telah melakukan pendataan Nduga 4.600 orang, Intan Jaya sebanyak 9.000 orang sedangkan Puncak sebanyak 307.

“Kami akan terus galang dana melalui berbagai kegiatan. Karena kami membutuhkan dana sekitar Rp 150 juta untuk biaya pengiriman,” ucapnya.

Kesempatan itu pihaknya menyerukan agar rakyat Papua harus mendoakan kedua warga sipil yang ditahan oleh TNI di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat yang dituduh sebagai anggota TPNPB – OPM atau dianggap sebagai pelaku pembunuhan terhadap empat Tentara yang gugur. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *