PHP Dev Cloud Hosting

Demi kemanusiaan, bebaskan Victor Yeimo dari kurungan derita!

  • Bagikan
Victor Yeimo didampingi PH Emanuel Gobay, dan keluarganya ketika berada di ruang inap RSUD Jayapura - Ist

Nabire, [WAGADEI] – Tokoh pemuda wilayah adat Meepago, Adii Ben meminta kepada Kapolda Papua Irjend Pol Mathius D Fakhiri dan Kejaksaan Tinggi [Kejati] Papua nsegera bebaskan Juru bicara [Jubir][Internasional Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Victor Yeimo dari kurungan derita.

“Masalah rasisme dua tahun lalu, Jika anda ungkit kembali, bagimana dengan pelanggaran HAM berat di Papua?”, ujarnya Adii Ben kepada wagadei.com dibalik selulernya, Jumat, [3/8/2021].

Adii menyatakan melihat kondisi KNPB Pusat, Victor Yeimo sangat memburuk didalam kurungan dan pengawalan keamanan yang begitu ketat.

Ia meminta dengan tegas kepada Kapolda Papua dan jajarannya agar segera beri kesempatan berekspresi kepada Victor Yeimo. “Jangan terlalu banyak alasan, rasisme itu 2019 lalu,” tegasnya.

Sejak terjadi penangkapan Yeimo di Jayapura, rakyat Papua demonstrasi bahkan hari ini tuntut atas kebebasan Yeimo tetapi mendapatkan ialah kekerasan lebih parah kepada massa aksi.

Ia menanyakan kapan negara Indonesia merdeka, selama ini seperti abu-abu?

“Victor Yeimo adalah korban rasis bukan pelaku. Jika mau diproses hadirilah pelaku rasis yang ada di Surabaya,” ungkapnya.

Menurut ia, Victor bukan orang sembarangan, ia adalah aktivis internasional dan lidahnya rakyat Papua yang ingin pisahkan diri dari NKRI.

Ia menambahkan lagi, rakyat Papua tetap solid dan mengalirkan suara-suara atas kebebasan Yeimo agar tuan dibebaskan.

Salah satu Gembala Alekz Maniba menilai Kepolisian dan Kejati melakukan diskriminalisasi, menyiksa hingga Yeimo berujung pada sakit keras.

“Jika tuan Victor Yeimo ada apa-apa selama tahanan, apakah negara akan bertanggungjawab karena Yeimo bukan main-main,” katanya.

Atasnama Pancasila lanjut dia, yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang adil beradab’, saya meminta kepada kapolda Papua segera bebaskan Yeimo dari kurungan yang tidak manusiawi. [*]

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *