PHP Dev Cloud Hosting

Datang dari Intan Jaya ke Nabire untuk cari ilmu

  • Bagikan
Suasana malam keakraban bagi mahasiswa baru angkatan 2021 FKMIJ se Nabire - Foto: Elias Douw

Nabire, [WAGADEI] – Forum Komunikasi Mahasiswa dan Mahasiswi Intan Jaya [FKMIJ] yang ada di kota studi Nabire, Papua melakukan malam keakraban [makrab] buat mahasiswa baru. Kegiatan dilaksanakan di Asrama Intan Jaya yang berlokasi di Kali Bobo, Nabire.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh intelektual Intan Jaya, Nolianus Janambani, senior FKMIJ Rudi sani, dan puluhan anggota mahasiswa Intan Jaya.

Ketua panitia Makrab, Penias Maiseni mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran anggota baru dari awal bulan Mei 2021 sampai saat ini.

Menurut Maiseni, pihaknya mengusung tema “perjuangkanlah hal yang kami melakukan hari ini untuk membekali perilaku dan pola pikir mahasiswa dalam organisasi”, sedangkan sub tema “melalui kegiatan makrab kami mahasiswa-mahasiswi FKMIJ kota studi Nabire menjadi mahasiswa yang beriman dan berkualitas di dunia pendidikan dalam perkembangan yang akan dicapai”.

“Selama empat bulan kami mencari dana untuk makrab bagi anggota mahasiswa dan mahasiswi baru. Maka kini kami panitia menerima jumlah 64 peserta baru yang telah bergabung di dalam wadah Forum Komunikasi Intan Jaya kota studi Nabire,” kata Penias Maiseni kepada wartawan wagadei.com di sela-sela acara, Jumat, [3/8/2021].

Penias mengatakan melalui pembekalan ini pihaknya hendak menjadi satu dalam wadah tersebut untuk menjaga nama baik organisasi dan belajar lebih giat lagi.

Tokoh intelektual Intan Jaya Nolianus Janambani mengatakan, FKMIJ adalah sebuah wadah untuk sekumpulan orang yang bekerja sama secara rasional serta sistematis, yang terpentingnya atau terkendali untuk mencapai tujuan yang tertentu memanfaatkan sumber daya yang ada.

“Dan meningkatkan kemampuan kreativitas sumber daya, hingga kemandirian yang dimiliki oleh setiap anggotanya. Sebagai tempat mencari pembelajaran dan pekerjaan di dalam organisasi tersebut,” ujarnya.

Maka itu, lanjut Janambani, sebagai mahasiswa berarti harus banyak belajar dan berfokus pada organisasi untuk mencari keberanian dan ketekunan untuk mensukseskan masa depan didalam dunia pendidikan dan organisasi, tapi utamakan organisasi gereja lalu harus mengikuti organisasi dari informal.

Yulianus Zanambani, ketua pengurus FKMIJ mengatakan, wadah tersebut tempat pihaknya belajar, membentuk karakter, dan menerima pengetauhan. Diharapkan mahasiswa yang bergabung bersama melalui pembekalan ini, diajak bersatu dan maju untuk menguatkan organisasi FKMIJ ini dalam kesatuan dan persatuan.

“Jangan terpengaruh dengan penyakit sosial termasuk miras, dan narkoba serta segala macam obat-obat terlarang. Itu karena kita datang di sini dari Intan Jaya lewat gunung ke gunung lembah ke lembah untuk mencari ilmu di tanah ini,” ungkap mahasiswa Uswim Nabire semester IX ini.

Kesempatan itu pihaknya sangat apresiasi kepada panitia pelaksanaan pembekalan tahun 2021/2022, pasalnya menurut dia, panitia telah menyukseskan kegiatan pembekalan tersebut ini.

“Semoga kedepan juga tetap kami melaksanakan dengan baik dan aman,” katanya. [*]

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *