PHP Dev Cloud Hosting

Anggotanya ditangkap aparat, IMPPETANG seruhkan bebaskan VY dan FW

  • Bagikan
Mahasiswa IMPPETANG se-Indonesia usai membacakan pernyataan sikap - Theresia Tekege/Wagadei

Jayapura, [WAGADEI] – Ikatan Mahasiswa Pelajar Pegunungan Bintang [IMPPETANG] Se-Indonesia menegaskan, pemerintah Republika Indonesia melalui presiden Joko Widodo dan Kepolisian Republika Indonesia [Kapolri] segera bebaskan Victor Yeimo, Frans Wasini dan seluruh tahanan rasisme lainnya yang tersebar diseluruh Indonesia.

Dalam pernyataan sikap yang diterima media ini, Kamis [2/9/2021], ketua IMPPETANG, Steven Tengket menegaskan presiden Republika Indonesia dan Kapolri segera memerintahkan kepala Kepolisian Daerah [Kapolda] Papua dan ketua Kejaksaan tinggi [Kejati] Papua untuk bebaskan Victor Yeimo, Frans Waisini bersama tahanan rasisme lainnya di Indonesia.

Steven mengatakan, persoalan rasisme pada tahun 2019 sudah dibayar lunas oleh tujuh tahanan politik di Rutan Polda Kalimantan Timur, sehingga jangan ada lagi aktifis Papua Merdeka yang ditahan atas nama persoalan rasisme karena justru akan menyuburkan amarah rakyat Papua.

“Tentang demo rasisme 2019 itu kan sudah dilunaskan oleh Agus Kossay, Stefen Itlay,Bucthar tabuni dan 4 orang lainnya di Polda Kaltim. Sehingga kami tegaskan kepada Polda Papua dan jajarannya untuk tidak menangkap para aktivis sembarang. Victor Yeimo dan Frans Wasini juga harus segera dibebaskan,” tuturnya.

Tengket menegaskan, sebagai mahasiswa yang lahir diatas darah dan airmata tanah Papua dan juga mahasiswa sebagai penyambung lidah aspirasi masyarakat akan terus menyuarakan segala macam bentuk ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia [HAM] yang terus bertumbuh subur di tanah Papua sejak Papua di Integrasi menjadi bagian NKRI 1 Mei 1963.

Steven dalam jumpa pers yang dibacakan mengatakan, Frans Waisini ditangkap dengan tujuan untuk memberatkan kasus dugaan terhadap Victor Yeimo. Victor Yeimo dituduh dengan 12 Pasal berlapis yang mengancamnya di Penjara seumur hidup.

“Sejak Frans wasini ditahan, Kesehatannya tidak lagi baik hingga hari ini. Tetapi kepolisian terus memaksanya menjalani proses hukum dengan kesehatan yang memprihatinkan [Sakit]. Maka jika negara tidak bisa mengurus kesehatannya, bebaskan saja Victor Yeimo dan Frans Wasini untuk kemudian diurus oleh Keluarga dan kerabat,” katanya.

Imppetang juga menegaskan jika pernyataan sikap ini tidak di indahkan, maka pihaknya akan bergabung bersama organisasi-organisasi lainnya untuk mobilisasi massa lumpuhkan Sorong hingga Merauke menuntut pembebasan Victor Yeimo, Frans wasini dan tahanan rasisme lainnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *