Resmi dilantik, KNPI Deiyai siap rangkul seluruh elemen organisasi

  • Bagikan

 

Deiyai, [WAGADEI] – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Deiyai periode 2021 – 2024 resmi dilantik Ketua DPD KNPI Provinsi Papua, Albertho Wanimbo pada Selasa, (24/8/2021) melalui meeting zoom.

KNPI merupakan wadah pemuda yang keberadaanya berangkat dari semangat kebersamaan.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Deiyai, Yance Edowai kepada wagadei.com mengatakan, pihaknya sebagai ‘ rumah besar’ bagi seluruh elemen organisasi pemuda harus menyadari bahwa eksistensi dan kesinambungan perjalanan sebuah lembaga tidak akan ada artinya manakala pada saat dibutuhkan peran, kiprah dan keperduliannya tidak hadir dalam kenyataan.

“DPD KNPI kepemimpinan kami ini akan rangkul semua organisasi terutama KNPI distrik dan semua OKP. Sehingga dalam waktu dekat akan kami melakukan rapat kerja daerah (rakerda) untuk menyusun semua program dan strategi. Dan kami akan bekerja keras untuk lebih meningkatkan peran dan fungsi pemuda Kabupaten Deiyai serta tekad untuk membawa pemuda memberikan kontribusi dalam bidang pemerintahan politik, sosial budaya, kemasyarakatan, ekonomi dan pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Deiyai,” ujar Yance Edowai usai pelantikan.

Menurut Edowai, ada hal yang menjadi perhatian pihaknya agar solidaritas perlu dijaga dalam kepengurusan ini karena iklim organisasi sangat mempengaruhi kinerja organisasi.

“Kami segenap pengurus DPD KNPI Kabupaten Deiyai periode ini nantinya harus mengupayakan terciptanya pola kerja yang sinergi berdasarkan prinsip-prinsip kemitraan dengan OKP, Pemerintah atau dinas terkait yang bermitra dengan kami serta lembaga lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya juga bakal turut berperan aktif dalam penanganan penyakit sosial dan pergaulan bebas yang dilakukan oleh generasi muda Deiyai.

Sementara itu Ketua DPD KNPI Provinsi Papua, Albertho Wanimbo mengatakan, sebagai pemuda harus perhatikan menurunnya indeks pembangunan pemuda di beberapa daerah, juga termasuk Kabupaten Deiyai. Masalah-masalah kenakan remaja yang terjerumus ke minuman keras (miras), penciuman lem aibon, dan lainnya cukup tinggi sehingga hal itu juga menjadi penyebab kehancuran masa depan generasi muda Papua di Deiyai dan Meepago.

“Sebagai pemuda harus peka terhadap kondisi daerah. Mari kita mencintai bahasa daerah kita masing-masing jangan malu untuk menggunakannnya sebagai ciri khas suku dan bangga menjadi putra-putri daerah yang mencintai bahasa daerah,” kata Wanimbo.

KNPI kedepan dihadapkan pada tantangan bagaimana memberdayakan dirinya sekaligus menampilkan model generasi muda yang dibutuhkan masyarakat dimasa mendatang.

”Manfaat ini tidak hanya bagi KNPI semata namun juga bagi upaya pencapaian tujuan pembangunan kepemudaan yakni menjadikan pemuda Indonesia sebagai pemuda yang berkarakter, kapasitas dan berdaya-saing,” bebernya. [*]

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *