Pelajar Mahasiswa Meepago gelar aksi di Nabire tuntut Pemda Meepago buka akses laut 

  • Bagikan

Jayapura,[WAGADEI] – Pelajar dan Mahasiswa Meepago korban pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat [PPKM] Level 4 di Provinsi Papua yang hingga saat ini tertahan di Kabupaten Nabire,menggelar aksi demonstrasi damai di halaman Kantor dewan perwakilan rakyat daerah [DPRD] Nabire,Senin,[23/8/2021].

 

Fransiskus Yobee, Koordinator lapangan menjelaskan ,Mahasiswa Meepago yang menimbah Ilmu di Jayapura telah menjadi korban atas kebijakan pemerintah provinsi Papua, yang menetapkan PPKM Level 4 untuk mencegah Virus Corona.

 

” Karena Alasan Korban kebijakan inilah, kami desak pemerintah daerah Meepago [Asosiasi Bupati Meepago] untuk menyurati Pemprov dan Pelni buka akses Kapal laut bagi Mahasiswa dan Pelajar untuk kembali ke Jayapura melakukan aktivitas belajar,” katanya.

 

Lanjut Yobee, Selain Mahasiswa dan Pelajar yang rugi dengan kegiatan belajar, Ada juga mahasiswa akhir yang harus Ujian Skripsi dan Wisudah di kampus-kampus yang tersebar di Jayapura.

 

Pihaknya berharap, pemda Meepago tidak main-main dengan tuntutan-tuntutan yang disampaikan karena ketika tidak direspon pihaknya akan membawa massa yang lebih besar lagi menghadap ke Pelni dan Pemda Meepago Jaminannya.

 

” Kalau Pemda Meepago dalam hal ini bupati-bupati Meepago [IntanJaya,Deiyai,Dogiyai,Paniai dan Nabire] tidak Surati ke Pelni dan Pemprov, kami akan bawa semua teman-teman yang hari ini tunggu dirumah. Kami akan duduki Pelni dan Kantor bupati Nabire untuk ganti kerugian atas ketidakberangkatan kami dalam dua kali pelayaran, karena kami sudah beli tiket maka Pemda Meepago serta DPR wilayah Meepago akan jadi jaminannya, ” tegas Yobee.

 

Ditempat yang sama,Pengurus Ikatan Pemuda,Pelajar , Mahasiswa Mee [IPPMMEE] Jayapura, Arnold Kotouki mengatakan, ” Usia para Bupati semakin menuju usia senja. Kita yang hadir dalam aksi ini adalah pengganti pemangku kebijakan masa depan Meepago. Segera Surati Pimpinan di Provinsi dan Pulangkan kami menyelesaikan tugas kami sebagai pelajar dan Mahasiswa untuk kembali bangun Meepago.

 

Lebih lanjut Ia menegaskan, Jika Tuntutan kami tidak di Indahkan, pihaknya akan kembali duduki Pelni dan Kantor bupati Nabire tuntut Kerugian.

 

Reporter : Abed Madai

Editor      : TFFT

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *