RPMP Simapitowa desak Polda dan Kejati Papua Bebaskan Victor Yeimo tanpa syarat

  • Bagikan

Jayapura [WAGADEI] – Khawatir dengan semakin memburuknya kesehatan Victor Yeimo,Juru bicara Internasional Komite nasional Papua barat [KNPB] dan Juru bicara Internasional Petisi rakyat Papua [PRP] di Rutan Mako Brimob Jayapura Papua, Rumpun Pemuda Pelajar Mahasiswa Siriwo,Mapia, Piyaiye, Topo, Wanggar [RPMP SIMAPITOWA] Pusat Jayapura mendesak, Kepolisian daerah [Polda] Papua dan Kejaksaan tinggi [Kejati] Papua di Jayapura untuk Bebaskan Victor Yeimo tanpa syarat.

 

Dalam pembacaan pernyataan sikap RPMP Simapitowa,di Gubuk tewey, padangbulan,Minggu,[22/8/2021], Yosep Tebai, Ketua Umum RPMP Simapitowa menegaskan, Polda Papua dan Kejati Jayapura Papua Bebaskan Victor Yeimo tanpa syarat.

 

” Victor Yeimo ditangkap Satgas Nemangkawi dengan Alasan, Victor sebagai aktor kerusuhan pada Agustus-September 2019 itu adalah alasan yang keliru. Pada saat Orasi di Kantor Gubernur di hadapan para Pejabat dan masyarakat Papua waktu itu, Victor hadir sebagai orator karena diundang penanggung jawab dan koordinator lapangan saat itu untuk orasi,” tegasnya.

 

” Sekali lagi Victor Yeimo saat itu, bukan sebagai KoorLap ataupun juga penanggung jawab aksi penolakan rasisme dari masyarakat Papua. Polda Papua jangan keliru dalam ambil tindakan apalagi mengkambing hitamkan Victor Yeimo yang adalah Korban rasis, ” imbuhnya.

 

Menurut Tebai, Jika Victor Yeimo ditangkap karena orasi penolakan rasis di Kantor Gubernur Papua, maka tangkap juga Gubernur Papua,Lukas Enembe,Ketua KNPI Papua,Albert Wanimbo dan seluruh pejabat Papua yang saat itu terlibat juga dalam aksi rasisme tahun 2019 itu.

 

Tebai berharap, Polda Papua dan Kejati dapat menangani Victor Yeimo dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan agar ada jaminan keselamatan atas kesehatan Victor yeimo.

 

Di tempat Yang sama, Martinus wakei,Pemuda asal Mapiha menambahkan, Persoalan rasisme sudah dibayar lunas oleh 7 tahanan rasis di rumah tahanan Polda Kalimantan timur. Jangan ada lagi penangkapan atas nama rasisme di tanah Papua karena masalah rasis sudah selesai.

 

” Masalah rasis sudah usai. Rakyat Indonesia sudah Minta Maaf. Jadi, Pemerintah Indonesia melalui aparat keamanan, Stop! memelihara masalah rasis dengan penangkapan-penangkapan terhadap aktivis Papua,” imbuhnya.

 

Lebih tegas, Ia mendesak Polda Papua dan Papua barat Bebaskan Victor Yeimo, Frans Waisini dan 6 Tahanan rasis lainnya di Kota Sorong,Papua barat.

 

Reporter      : Yulianus Magai 

Editor           : TFFT

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *