IPMD Nabire gelar seminar sehari tentang organisasi dan kepemimpinan

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Bertempat di gedung gereja Katolik, Jalan Bobairo, Putaran Satu Kalibobo, Nabire, Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Debei (IPMD) kota studi Nabire gelar seminar sehari, Sabtu (21/08/2021), dalam rangka sukseskan kegiatan penerimaan pelajar dan mahasiswa baru menjadi anggota baru di ikatan tersebut.

Kegiatan dimulai pukul 08:00 WIT itu menghadirkan dua pemateri; Maria Pigai, tokoh intelektual perempuan Meepago, membawakan materi tentang organisasi dan administrasi, dan pemateri kedua, Yakobus Pigome, senioritas membawakan materi tentang kepemimpinan.

Selain puluhan anggota IPMD yang menjadi peserta seminar, hadir beberapa senioritas, salah satu diantaranya pembina organisasi Yulianus Pigome S.Th. Seminar tersebut dibuka melalui doa oleh BPH IPMD Fred Pigai.

Maria Pigai, pemateri pertama, dalam materinya menyebut organisasi dan administrasi adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

“Administrasi adalah perkumpulan tulis-menulis. Arenanya, salah satunya organisasi. Dimana ada organisasi, disitu pasti yang namanya administrasi itu ada. Sehingga keduanya adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” jelasnya.

Sedangkan organisasi, lanjutnya, dalam pengertian sederhananya adalah sekumpulan orang bersepakat berkumpul dalam sebuah wadah atau organisasi untuk mencapai tujuan tertentu.

“Jadi kalau digabungkan artinya, organisasi itu seperti alat dan untuk menggerakkan alat itu adalah administrasi. Kenapa begitu, karena tanpa administrasi, sebuah organisasi tidak akan pernah jalan. Misal membuat surat tentang apa saja yang berhubungan dengan organisasi, itulah administrasi,” urainya menjelaskan.

Untuk itu kepada peserta, materi yang disampaikan, ia berharap dipahami, kemudian dipraktekkan dalam organisasi.

Pemateri kedua, Yakobus Pigome, dalam materinya menjelaskan kepemimpinan memiliki dua kata, pimpinan dan pemimpin. Pimpinan yang berarti bergantung pada otoritas dalam menggerakkan anak buahnya. Sedangkan pemimpin, bergantung pada niat baik untuk kebaikan bersama.

“Yang artinya, pimpinan itu menuntut hasil dan lepas tangan. Sementara pemimpin tidak, menunjukkan jalan dan mengambil tanggung jawab atas prosesnya. Terus pimpinan dipatuhi karena rasa takut, sementara seorang pemimpin dipatuhi atas dasar kerelaan hati pengikutnya,” urainya.

Lanjut jelasnya, pimpinan dalam organisasi mencapai tujuan bersama, ia akan menguras energi anak buahnya, sementara seorang pemimpin sebaliknya, akan menjadi sumber energi.

“Artinya pimpinan itu memerintah, sedangkan pemimpin mengajak bekerja bersama,” sambungnya.

Sesuai dengan penjelasannya, ia berharap seluruh peserta seminar dan badan pengurus IPMD agar mulai belajar dan harus menjadi seorang pemimpin, bukan pimpinan.

Ruben Badii, ketua panitia perkenalan IPMD, dalam sambutan akhir seminar menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak, baik pemateri, peserta serta para senioritas yang sudah bersama mendukung sekaligus terlibat dari persiapan hingga seminar digelar.

“Seminar ini kami bikin untuk sukseskan kegiatan perkenalan anggota baru IPMD yang akan kami bikin juga dalam waktu dekat. Kepada semua yang sudah terlibat di kegiatan seminar ini kami ucap banyak terimakasih. Terutama kepada kedua pemateri, ilmu yang diberikan kepada kita sangat luar biasa. Kedepan kalau ada kegiatan, akan kami undang lagi. Terimakasih,” tutupnya.

Reporter: Elias Douw

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *