PHP Dev Cloud Hosting

KNPB : Walau tubuh berdarah-darah kami tidak akan mundur

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Komite Nasional Papua barat [KNPB] tegaskan walaupun aparat keamanan dan Militer Indonesia mengancam,memukul hingga tubuh berdarah-darah dan membunuh orang Asli Papua dalam Garis perjuangan , KNPB berkomitmen tidak mundur melawan Kapitalisme, Imprealisme dan Kolonialisme di seluruh Tanah Papua hingga pemerintah Indonesia berikan hak penentuan nasib sendiri bagi orang asli Papua.

 

Hal ini disampaikan Agus Kossay,Ketua Umum KNPB Pusat Jayapura kepada wagadei.com di Asrama Yahukimo perumnas III Waena, Senin,[16/8/2021].

 

” Hari ini saya dipukul dengan karet mati di kepala hingga darah-darah. Di Yahukimo satu massa aksi ditembak aparat, dan beberapa massa aksi di Tanah Papua dipukul dan di bubarkan tapi itu tidak membunuh semangat kami untuk terus berjuang melawan Kapitalis, Imprealis dan Kolonialis di Tanah Papua,” tuturnya.

 

 

Pihaknya menegaskan, Selama Indonesia melakukan penjajahan terhadap rakyat Papua, KNPB bersama rakyat Papua akan terus melawan sistem penjajahan apapun caranya.

 

” Hari ini sudah dua tahun rasisme tumbuh subur di Papua kami peringati dengan cara menuntut pemerintah Indonesia melalui aparat keamanan untuk bebaskan Victor Yeimo. aksi kami dibubarkan paksa oleh aparat keamanan menggunakan water Canon dan juga tindakan kekerasan yang berujung pada pukulan terhadap saya dan beberapa kawan-kawan massa aksi. Aparat juga semprot obat ke arah kami, kalengnya warna hitam, saya lihat itu,”Imbuhnya.

 

Sementara itu, Omikzon Balingga, Sekretaris KNPB pusat menambahkan, Ujaran rasisme yang dialamatkan kepada mahasiswa Papua di Surabaya,Malang dan Semarang pada 16 Agustus 2019 mengakibatkan semua orang Papua marah termasuk Gubernur Papua,Ketua KNPI Papua,DPR Papua dan seluruh elemen masyarakat.

 

” Victor hanya diundang orasi sebentar dihadapan rakyat Papua saat aksi rasis tahun 2019 di kantor Gubernur Papua. Maka Gubernur Papua,Ketua KNPI,DPR Papua harus bertanggungjawab dan memberikan keselamatan dan kebebasan kepada Victor Yeimo dan tahanan rasis lainnya di Papua dan Papua barat,” katanya.

 

” Jika tidak di berikan kebebasan, KNPB bersama Rakyat Papua siap lumpuhkan Tanah Papua menuntut Pembebasan Victor Yeimo dan menuntut Indonesia berikan hak penentuan nasib sendiri bagi orang asli Papua,” tegasnya.

 

Reporter     : Theresia F.F Tekege 

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *