Semua pihak di Dogiyai harus bersatu bantu pembangunan asrama di Jayapura

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Pemerintah dan seluruh pihak yang berasal dari kabupaten Dogiyai diminta harus bersatu berpartisipasi dalam pembangunan gedung asrama swadaya Rumpun Pelajar Mahasiswa Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo dan Wanggar (RPM SIMAPITOWA) dan Lembah Hijau Kamu (LEHIM) yang kini sedang dalam tahap pembangunan di Jayapura.

Hal diminta anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai, Mikael Kayame, kepada wagadei.com, hari ini (12/8/2021) di Kaladiri 2 Nabire, usai acara penyerahan hadiah turnamen Simapitowa CUP.

“Saya mengajak semua pihak yang berasal dari Dogiyai mari sama-sama memperhatikan pembangunan gedung asrama Simapitowa dan Lehim yang sekarang lagi sedang dibangun di Jayapura. Kita semua tanpa terkecuali, pemerintah dan berbagai pihak yang ada, harus bersatu berpartisipasi beri sumbangsih,” kata Mikael mengajak.

Dikatakan, tidak bisa terus membiarkan pelajar dan mahasiswa berjuang sendiri untuk membangun asrama tersebut. Apalagi, menurutnya asrama Simapitowa di Jayapura tidak ada.

“Saya baru dari Jayapura. Asrama Uncen sudah dipalang aparat keamanan. Kasihan adik-adik yang dulunya tinggal disitu, sekarang sudah tidak punya tempat tinggal. Untuk itu kita semua harus cepat dorong pembangunan asrama kedua organisasi ini,” ujarnya.

Agar terbangun cepat, untuk dirinya, ia mengaku akan mengajak seluruh anggota DPRD Dogiyai membahas dalam sidang perubahan APBD 2022.

“Ya, supaya ada sedikit anggaran yang dianggarkan untuk pembangunan asrama ini,” ungkapnya.

Ia pun memuji semangat anggota kedua organisasi yang tak henti terus mencari dana melalui berbagai kegiatan untuk pembangunan asrama tersebut, seperti pertandingan sepakbola dan voli yang baru selesai diselenggarakan di Nabire.

Dikesempatan sama, Viktor Tebai, ketua Pembina Organisasi RPM SIMAPITOWA Cabang Nabire, Viktor Tebai, juga berharap sama bahwa semua tanpa terkecuali di Dogiyai dari bupati hingga kepala kampung, anggota DPRD dan ASN harus bersama menyumbang dana.

“Kenapa karena adik-adik ini adalah generasi penerus daerah Dogiyai yang kelak akan gantikan semua posisi yang lagi kita duduk sekarang. Tempat tinggal mereka harus diperhatikan baik supaya bisa belajar juga dengan baik,” ajaknya.

Menurutnya karena pendidikan adalah hal urgent yang tidak bisa ditawar-menawar untuk diperhatikan. “Jangan mereka tidak sekolah baik atau sudah putus baru mau marah. Ini keliru. Waktu mereka mau belajar serius harus diperhatikan. Kasih dan penuhi apa yang mereka butuh. Apalagi soal tempat tinggal atau asrama, ini harus diperhatikan,” pintanya.

Emanuel Petege, Waket Simapitowa pusat, menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh anggota yang masih terus semangat mencari dana untuk pembangunan gedung asrama di Jayapura.

“Dana yang sudah terkumpul dari turnamen Simapitowa akan langsung gunakan untuk pembangunan asrama. Kepada seluruh anggota, kami badan pengurus pusat menyampaikan banyak terimakasih. Mari jaga terus semangat kita ini sampai pembangunan gedung asrama selesai,” ujarnya bersamaan.

Reporter: Musa Dumukoto

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *