Sejarah baru, Bupati Dogiyai lantik 73 Kakam hasil Pilkakam

  • Bagikan

 

Dogiyai, [WAGADEI] – Hari ini, Jumat, [30/7/2021] Pemerintah Kabupaten Dogiyai dibawah kepemimpinan Bupati Yakobus Dumupa dan Wakilnya Oskar Magai telah melakukan sebuah sejarah baru di wilayah adat Meepago, bahkan Papua umumnya. Bahwa melakukan pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) secara demokratis dan transparan pada (7/7/2021) lalu hingga melakukan pelantikan periode 2021-2027 secara terbuka di aula GKI Kingmi di Tanah Papua Mowanemani, Kamuu, Dogiyai.

Atas perbuatan terbaik dari Dumupa dan Makai ini akan diingat selalu oleh seluruh komponen masyarakat, pasalnya pemerintahan sebelumnya bahkan kabupaten tetangga lainnya tak mengikuti dan mematuhi Peraturan Perundang-undangan atas pemilihan kepala kampung tersebut.

Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa mengatakan, dalam proses pemilihan Kepala Kampung secara serentak dan terbuka itu sudah dipantau oleh berbagai pihak dan sudah menyampaikan selamat sukses karena berjalan dengan aman dan damai.

“Kepala kampung adalah kepala wilayah setempat di mana anda dipilih oleh rakyat, sehingga apapun persoalan yang terjadi kepala kampung yang tanggung jawab, akan tetapi kalau tidak bisa diselesaikan oleh kepala kampung bawa ke Kepala Distrik bukan langsung ke Bupati atau Wakil Bupati,” tegas Bupati Yakobus Dumupa.

 

Dalam acara pelantikan tersebut dihadiri dan disaksikan oleh Wakil Bupati Oskar Makai, Ketua DPRD Elias Anouw, seluruh Forkompinda dan istri-istri dari seluruh 73 kepala kampung yang terpilih.

Dumupa menegaskan, seluruh kepala kampung sudah membacakan sumpah jabatan dan pakta integritas saat dilantik merupakan sudah berjanji dengan resmi di hadapan Tuhan dan alam sehingga harus melayani masyakarta dengan hati dan sungguh-sungguh.

“Saya minta para Kepala Kampung, kegiatan pertama yang Kepala Kampung harus lakukan adalah bersihkan kantor [balai] kampung. Dan dalam menjalankan tugas Kepala Kampung wajib berkordinasi dengan Kepala Distrik setempat,” ujarnya.

 

Menurut dia, mengangkat aparat kampung merupakan tanggungjawab penuh dari Kepala Kampung. Namun angkatlah aparat kampung sesuai kemampuan dan secara adil.

“Dana kampung yang nilainya milyaran akan datang ke kampung itu mohon digunakan sesuai aturan dan sebaik-baiknya,” katanya.

Dalam prosesi tahapan Pilkakam, ia mengatakan, sebagai Bupati dirinya tidak pernah mengintervensi akan tetapi ia langsung memberi kepercayaan kepada masyarakat untuk memilih secara langsung dan terbuka.

“Saya meminta kepada seluruh Kepala Kampung bahwa mohon jaga siapapun menjual dan meminum minuman keras dan meminta Kepala DPMK memandu buat peraturan kampung untuk pelarangan penjualan dan Miras beralkohol di setiap kampung,” tegasnya.

Hal itu lanjut dia agar semua pihak dapat merasakan kenyamanan hidup di Dogiyai.

“Mari kita semua menjaga ketertiban demi pembangunan yang lebih maju menuju Dogiyai Bahagia,” ucapnya. [*]

Reporter: Enaakidabii Carvalho
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *