PHP Dev Cloud Hosting

IPPMMEE nyatakan sikap tolak jaringan 4G di Kabupaten Paniai 

  • Bagikan

Jayapura,[WAGADEI] – Ikatan pemuda pelajar mahasiswa Mee [IPPMMEE] Se-Jayapura dengan tegas nyatakan sikap,tolak pemberian Jaringan 4G dari Pemerintah pusat ke pemerintah daerah kabupaten Paniai yang rencananya akan diaktifkan pada tanggal 17 Agustus 2021.

 

Pernyataan ini dibacakan oleh Marius Gobai, Sekretaris departemen gerakan masyarakat IPPMMEE dan ditandatangani oleh pimpinan organisasi 4 kabupaten di Meepago [Nabire,Dogiyai,Deiyai,dan Paniai], di Asrama Yameeowa tunas harapan Abepura,senin [26/7/2021].

 

Marius Gobai, Sekjend Germas IPPMMEE mengatakan,” beberapa bulan lalu Yan P.Mandenas, Anggota Komisi I,Dewan perwakilan rakyat republik Indonesia [DPR RI], Yan Permenas Mandenas melakukan kunjungan kerja di Paniai dan berjanji kepada masyarakat untuk membangun jaringan 4G di Madi,Paniai. Mewakili semua mahasiswa dan masyarakat kami nyatakan tolak jaringan 4G di Meepago khususnya Paniai.

 

” Kehadiran Jaringan akan persempit ruang gerak bagi masyarakat kita di Meepago dan lebih khususnya di Paniai. Maka kami himbau kepada Yan Mandenas untuk stop perjuangkan kehadiran jaringan di Paniai yang tidak beri dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Berikut ini, pernyataan Sikap dari IPPMMEE menyikapi kehadiran jaringan 4G Di Kabupaten Paniai.

 

Pertama, Kami mahasiswa bersama masyarakat meepago dipaniai, Menolak dengan tegas atas jaringan voucher 4G yang di perjuangankan oleh anggota komisi I DPR RI, Yan Permenas Mandenas dan Komplotannya.

 

Kedua, kami mahasiswa bersama masyarakat Meepago dengan tegas mengatakan Tolak Voucher 4G. Alasannya; Hari ini, kami Generasi Emas Meepago tidak butuh Jaringan Voucher 4G, yang kami butuhkan adalah Pendidikan, Kesehatan, pengembangan ekonomi rakyat yang memberi dampak positif untuk kelangsungan hidup orang Paniai.

 

Ketiga, kehadiran Telekomunikasi berkualitas seluler 4G merupakan kepentingan elite politik , kepentingan kapitalisme, kepentingan kolonialisme dan militerisme.

 

Keempat, Bupati Paniai (Mecky Nawipa) berhenti Minta Minta jaringan telekomunikasih 4G Ke Jakarta.

Kelima, Bubarkan Asosiasi Bupati Meepago, dan segera atasi penyakit sosial yang bertumbuh subur di Kabupaten Paniai, Dogiyai, Deiyai dan Nabire.

 

Keenam, Elit politik papua, Yan permenas mandenas, stop paksakan masyarakat panaia wilayah meepago dengan gula gula manis dari Jakarta. sebagai perpanjangan tangan dari rakyat, Yan permenas mandenas segera mendesak Pemerintah Indonesia untuk bertanggun jawab kasus pelanggaran HAM berat di Paniai 8 desember 2014.

 

Demikian Sikap Peryataan Kami

Mengetahui Ketua Ketua Forum Mahasiswa

* Ketua FK-MKD

* Ketua IPMADO

* Ketua FK-MKP

* Ketua IPMN

Badan pengurus IPPMMEE Se-Jayapura

Apniel Doo

 

Reporter   : Theresia F.F.Tekege 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *