Internet jadi kebutuhan Esensial Masyarakat, Mahasiswa tak punya hak tolak

  • Bagikan

 

Jayapura, [WAGADEI] – Semua tahu, bahwa internet menjadi salah satu kebutuhan esensial saat ini. Terutama di kalangan siswa, mahasiswa, pegawai ASN, swasta, pekerja pers, aktivis dan sebagainya. Terlebih pandemi Covid-19 yang belum pulih telah merubah perilaku hidup warga negara Indonesia.

Apalagi di daerah Meepago yang memiliki berbagai persoalan mesti ada jaringan internet 4G agar orang luar bisa ikuti perkembangan.

Baca: https://wagadei.com/2021/07/23/jaringan-4g-di-paniai-mulai-dipasang-atas-kerja-keras-yan-mandenas/

Bahkan beberapa kegiatan yang awalnya dilakukan dengan tatap muka secara langsung, saat ini lebih sering dilakukan secara jarak jauh.

Tokoh pemuda Paniai, Allo Vanki Yeimo menegaskan kini semua pihak dituntut oleh zaman jaringan internet saat ini sangat dibutuhkan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Saat ini dalam berbagai bidang harus menggunakan jaringan internet. Pernyataan penolakan penolakan pemasangan jaringan 4G di Paniai yang dibacakan (disampaikan) oleh mahasiswa Mee atau Paniai di Jayapura itu tidak nyambung. Sangat keliru dan sangat dangkal,” kata Allo Vanki Yeimo kepada wagadei.com menanggapi pernyataan penolakan dari mahasiswa, Senin, [26/7/2021].

 

Baca: https://wagadei.com/2021/07/26/ippmmee-nyatakan-sikap-tolak-jaringan-4g-di-kabupaten-paniai/

Menurut dia, dengan kehadiran internet (jaringan4G) di Paniai bahkan Meepago akan memudahkan semua yang berurusan dengan internet.

“Kalian di Jayapura jadi enak-enak. Sedangkan masyarakat bahkan Pemda sendiri membutuhkan internet untuk pelaporan dan lainnya. Apalagi di Paniai sudah ada kampus, sekolah harus ikut ujian online,” katanya.

Ia meminta mahasiswa jangan bawah masalah lain kaitkan dengan pemasangan jaringan 4G lagi.

“Itu yang tidak nyambung. Jadi sekali lagi saya sampaikan bahwa internet itu merupakan kebutuhan masyarakat hari ini,” ujarnya tegas.

Ia juga mengkritisi salah satu poin dari pernyataan mahasiswa bahwa masyarakat tidak membutuhkan internet.

“Saat ini masyarakat hampir tidak bisa dipisahkan dengan jaringan internet, karena sebagian besar aktivitas menggunakan sistem online atau jarak jauh yang membutuhkan sambungan internet,” tegasnya.

Tokoh pemuda Paniai lainnya, Michele Boma mengatakan, jaringan internet manfaatnya akan dirasakan oleh semua semua pihak, terutama kalangan mahasiswa yang berhubungan dengan mencari tugas atau kuliah online [zoom].

“Kalau tidak uang untuk keperluan internet kalian siapkan banyak. Intelektual yang nganggur di kampung-kampung selalu ke Enarotali terus cari info lowongan kerja,” katanya.

Ia bahkan tantang mahasiswa yang menolak bahwa ketika tiba di daerah barulah akan rasakan keenakan nikmati jaringan internet di kota seperti Jayapura dan di daerah.

‘Kalian mahasiswa kalau pulang ke kampung akan rasakan itu. Pemerintah mau pasang itu supaya kalian akses dari rumah, bukan pergi ke warnet beli voucher mahal tapi jaringan lambat [lola],” pungkasnya. [*]

Reporter: Enaakidabii Carvalho
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *