KPPS salah laksanakan tugas saat PSU Nabire, hukum menanti!

  • Bagikan

 

 

Nabire, [WAGADEI] – Dua hari lagi Kabupaten Nabire, Papua akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang [PSU] Pemilihan Kepala Daerah pada Rabu, 28 Juli 2021. Berbagai pihak telah melakukan pencegahan dini agar tak terulang lagi PSU kedua atau tak boleh lagi ada persoalan yang berhadapan dengan hukum.

Terutama Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjadi pantauan utama dari Penegakan Hukum Terpadu [Gakumdu] dibawah pimpinan Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus.

Menurut Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus KPPS harus melaksanakan tugasnya dengan baik, soalnya ia akan menempatkan bawahannya di semua TPS untuk melakukan pengamanan ekstra ketat.

“Kami ingatkan semua petugas di TPS terutama KPPS agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Itu agar tidak terjerat UU Tindak Pidana Pemilu,” ujarnya, Minggu, [25/7/2021].

Hal itu ia juga pernah sampaikan kepada bawahannya saat melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota Polri di Mapolres Nabire, Kamis, [22/7/2021].

Pasalnya menurut dia, menggagalkan pemilu justru ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Ingat baik-baik, jika petugas seperti KPPS menghalangi pemilih dan atau menghilangkan hak pilih orang ancaman hukuman dua tahun penjara,” tegasnya.

Selain itu ia juga menegaskan pada PSU tidak ada sistem Noken namun satu orang satu suara bagi mereka yang terdaftar sebagai pemilih atau berdasarkan KTP elektronik.

“Di Nabire tidak ada sistem Noken, itu perintah Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia,” tegasnya.

Sementara Pamatwil PSU Nabire, Kombes Pol Lilipaly mengatakan kesuksesan pengamanan merupakan tanggungjawab bersama sehingga diminta agar laksanakan atas dasar hukum Kepolisian Pasal 18 UU Kepolisian.

“Kita melaksanakan tugas pengamanan sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yakni satu orang satu suara. Tidak ada sistem Noken. Yang melakukan pencoblosan adalah yang punya KTP,” katanya.

Ia juga mengajak semua anggotanya tetap menjadi kesehatan sesuai protokol kesehatan yakni memakai Masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

XMari kita jaga kesehatan. Tetap selalu menjaga Prokes, mengingat di Nabire saat ini sekarang terjadi penyebaran Covid 19 meningkat,” ujarnya. (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *