Pasukan Setan tangkap lima anggota TPNPB, Lekagak: Itu warga lokal

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Viralnya penangkapan lima angota TPNPB OPM di kabupaten Puncak Papua oleh pasukan Setan TNI-Polri yang disampaikan petinggi militer Indonesia dibantah langsung oleh Komandan Nasional (Komnas) Operasi Umum TPNPB/OPM, Mayor Jenderal Lekagak Telenggen.

Lekagak menegaskan kelima orang yang ditangkap adalah warga sipil, bukan anggotanya.

“Saya Lekagak telenggen, Komandan Operasi umum se-tanah Papua membantah pasukan Setan (TNI-POLRI) tangkap lima orang anggota TPNPB-OPM itu tidak benar. Mereka bukan anggota saya tapi warga lokal di situ,” tegasnya dalam keterangannya kepada wagadei.com, Rabu (147/2021).

Karena bukan anggotanya, Lekagak meminta militer Indonesia stop melakukan pembohongan kepada publik mengenai perjuangan pihaknya.

“Pemerintah Indonesia stop rekayasa perjuangan kami dengan cara-cara yang tidak masuk diakal. Lima orang itu warga lokal yang tinggal disitu,” ucapnya.

Tempat tinggal atau markas mereka, kata Lekagak, jelas bukan dalam kota tapi di hutan. Tidak ada satu orangpun anggotanya yang tinggal di kota.

“Pasukan saya TPNPB-OPM tidak ada yang  tinggal di dalam kota. Sebab kami TPNPB-OPM sudah punya aturan bahwa tidak boleh tinggal bersama dengan masyarakat didalam kota,” ungkapnya.

Dia bahkan menyatakan markas TPNPB OPM dimana-mana jelas letaknya dimana baik di Intan Jaya, Ndugama, Yahukimo, Pengunungan Bintang, Ilaga dan Tembagapura.

“Semuanya kami punya markas itu di hutan, tidak ada di kota. Maka, semua permainan kelompok Merah Putih dengan aparat pasukan Setan TNI-Polri di Distrik Sinak yang  sudah atas-namakan kami TPNPB-OPM, kami tolak. Itu penipuan besar,” tandasnya. [*]

Reporter: Norbertus Douw

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *