Ini hasil pertemuan Asosiasi Bupati Meepago soal PPKM, juga PSU Nabire

  • Bagikan
Para

 

 

Nabire, [WAGADEI] – Guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Delta Varian di wilayah adat Meepago, yakni Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya, maka Asosiasai Bupati Meepago yang dihadiri Pj Bupati Nabire, dr. Anton Tonny Mote, Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa, Sekda Deiyai Yan Giyai, Sekda Intan Jaya Aser Mirip dan pejabat lainnya melakukan pertemuan secara resmi di aula Sekretariat Daerah Nabire, Rabu, (14/7/2021).

 

Selain itu mereka juga bahas soal antisipasi mobilisasi massa atas penyelenggaraan pemungutan suara ulang (PSU) Kabupaten Nabire pada 28 Juli 2021 mendatang dari beberapa Kabupaten tetangga yakni Kepulauan Yapen Waropen, Biak Numfor, Supiori, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya.

 

 

Hasil rapat yang disepakati bersama:

 

1. Tanggal 18 s/d 31 Juli 2021 akan dilakukan pembatasan terhadap mobilisasi masyarakat untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

 

2. Pelabuhan Nabire akan ditutup selama 14 hari kecuali armada yang membawa logistik saja.

 

3. Untuk memasuki Kabupaten Nabire yang melalui jalur udara harus melalui satu pintu yaitu dari Bandara Jayapura – Bandara Nabire, perkecualian untuk Kabupaten Intan Jaya pesawat masuk harus pesawat yang mengangkut logistik.

 

4. Apabila ada yang memasuki melalui jalur udara atau laut tetapi bukan mengangkut logistik harus mendapatkan surat ijin dari setiap Tim Gugus Covid-19.

 

5. Masyarakat yang keluar masuk ke Kabupaten Nabire atau di wilayah Meepago diwajibkan untuk memiliki surat Test Rapid Antigen dan surat vaksinasi Covid-19.

 

6. Untuk jalur darat tidak bisa memasuki wilayah lain kecuali yang mengangkut logistik disertai supir harus memiliki surat Test Rapid Antigen dan surat vaksinasi Covid-19.

 

7. Telah disepakati hasil rapat bahwa akan dilaksanakan pembatasan untuk menutup jalur mobilisasi massa dari wilayah Meepago menjelang pelaksanaan PSU Kab. Nabire dengan adanya penyekatan di Jl. Trans Nabire-Paniai KM 162 perbatasan antara Kab. Nabire dan Dogiyai mulai tanggal 18-31 Juli 2021 oleh 50 personil gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.

 

8. Pembatasan jalur udara di Nabire hanya untuk Jayapura-Nabire dengan persyaratan PCR dan wajib vaksin, selanjutnya untuk jalur laut tetap ditutup selama 14 hari bagi akses penumpang, sedangkan untuk logistik dapat tetap beroperasi.

 

9. Perancangan Surat kesepakatan Asosiasi Bupati wilayah Meepago terkait pemberlakuan PPKM Micro masih dilakukan perbaikan sehingga akan ditandatangani menyusul.

 

 

Redaksi

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *