Massa aksi tolak RUU Otsus jilid II dibubarkan paksa oleh Aparat Keamanan, ini daftar nama yang ditangkap

  • Bagikan

 

Jayapura, [WAGADEI] – Ratusan massa aksi yang terdiri dari rakyat dan mahasiswa Papua melakukan aksi penolakan terhadap rancangan Undang-undang Otonomi Khusus (RUU Otsus) Jilid II di depan kampus Uncen Jayapura dibubarkan secara paksa oleh Aparat Keamanan, Rabu, (14/7/2021).

Mahasiswa dan rakyat menolak Otsus jilid II lantaran pengesahan perubahan atas RUU Otsus perubahan dilakukan tidak sesuai mekanisme yang diatur dalam pasal 77 dan perubahan dilakukan secara sepihak tidak melibatkan MRP dan MRPB, yang rencana diputuskan besok, Kamis, (15/7/2021).

Awalnya aksi tersebut bakal menuju ke kantor DPR Papua namun dihadang dan dibubarkan secara paksa dengan kekuatan penuh anggota Keamanan Gabungan TNI dan Polri.

“Massa aksi mulai berkumpul sekitar 7.00 WP pagi, namun anggota keamanan mendatangi dan bubarkan massa itu. Massa aksi masih berkumpul di halaman Kampus Uncen Abepura sampai sakarang dan masih dikepung oleh aparat gabungan,” ujar Ketua BEM Uncen Jayapura, Yops Itlay.

Dari Pantauan media, ada beberapa massa aksi yang ditangkap dan dipukul langsung dibawa Polresta Jayapura Kota.

Sementara kampus Uncen Waena, di bawah gapura dipenuhi oleh anggota a
Keamanan TNI dan Polri.

Semua aktivitas bagian arah, Expo, Abe, Kota Raja, Perumnas III waena tidak berjalan normal.

***

Kronologi penangkapan dalam rangka aksi demo damai penolakan Otsus Jilid II, pada Rabu, (14/7/2021).
Pukul 08.15 Wp. Uncen atas dibubarkan dan pukul 09.10 WP Uncen Abepura diubarkan Paksa Oleh TNI/ Polri.

Mereka yang ditahan di Uncen Abepura diantaranya Gerson Pigai, Yabet Dekei, Maikel pekei, Enggel You, Doni Pekei, Fredi Tekege, Oliso Pakage, Jekson Adii, Harun Pigai, Martinus Keiya dan Yulius Tekege.

Sementara mereka yang dipukul hingga berdarah diantaranya Abniel Doo dipukul di kepala bocor, darah, jari tangan. Amandus Pokuai di pukul di tangan kiri dan Leo Pekei dipukul di kepala.

Mereka yang ditangkap di Uncen Waena diantaranya Cristian Kobak, Venus Kabak, Mellky Asso, Manu Iyaba, Oktovianus Gobai, Yarius Yando, Aminas Heluka dan Edi Payage.

Barang dicuri atau disita oleh Aparat Keamanan yakni Handphone satu buah, megaphone dua buah dan baliho serta pamflet aksi. [*]

Reporter: Yas Wenda dan Enaakidabii Carvalho
Editor: Uka Daida

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *