Aparat keamanan bubarkan massa aksi tolak Otsus di Uncen 

  • Bagikan

Jayapura, [WAGADEI] – Aksi penolakan otonomi khusus [Otsus] Jilid II, yang di lakukan oleh Mahasiswa universitas cenderawasih [Uncen], di bubarkan oleh aparat keamanan di depan Gapura Uncen abepura, Jayapura, rabu,[14/7/2021].

 

Alfa hisage, koordinator umum menjelaskan, massa aksi di bubarkan paksa aparat keamanan yang berakhir dengan pukulan pada tiga mahasiswa.

” Tadi kami berkumpul dan berorasi, menolak wacana kelanjutan Otsus yang sudah di bahas oleh elit politik Papua bersama elit politik Jakarta. Elit politik jangan semena-mena mengambil sikap yang hanya menguntungkan elit saja. Kami mahasiswa bersama semua akar rumput sudah nyatakan sikap kami, kami menolak Otsus jilid II di tanah Papua dan Papua barat,” tegas Alfa.

 

Lanjutnya, kami juga sudah melakukan negoisasi tapi tidak di indahkan oleh aparat keamanan.

” Kami sudah negoisasi. Kami juga sudah jelaskan, tujuan kami lakukan aksi ini.tapi tetap saja aparat bertindak semaunya. Aparat masuk kampus dan melakukan pemukulan terhadap tiga teman kami diantaranya;Apniel Doo, Amandus Pokuai dan Ferry Mote. Sungguh, mereka bertindak tidak manusiawi,” tuturnya

 

Di tempat yang sama, Ketua Bem Uncen, Yops Itlay menjelaskan, selama 20 tahun Otsus bernafas di Papua, tidak ada aksi nyata yang memberikan nilai positif yang menguntungkan rakyat. Otsus sudah di tolak oleh rakyat Papua pada umunya.

” Kita aksi hari ini khusus penolakan Otsus, karena kehadiran Otsus sangat tidak berdampak bagi masyarakat Papua,” pungkasnya.

 

Lanjut Yops, kami ingin menyampaikan aspirasi ini ke Majelis rakyat Papua [MRP] dan Dewan perwakilan rakyat Papua [DPRP] tapi ruang gerak kami di bungkam.

” Ruang kami sempit karena tidak di izinkan aparat untuk keluar, sehingga pihak DPRP kesini untuk mengambil sikap penolakan mahasiswa Uncen yang menolak Otsus,” jelasnya.

 

Setelah pernyataan sikap dibacakan, Komisi I DPRP, Laurenzus Kadepa, tiba di kampus Uncen Abepura dan menerima aspirasi mahasiswa dengan terburu-buru tanpa satu kata pun karena pihak kepolisian sudah memberikan peringatan, waktu habis.

 

Untuk di ketahui, hingga berita ini diturunkan belasan mahasiswa sudah di tangkap aparat keamanan.

 

Reporter : yulianus magai 

Editor    : TFFT

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *