Terima distrik dan desa baru, TPNPB-OPM Ndugama tegaskan akan tembak mati

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Pemekaran distrik dan desa di kabupaten Nduga yang sudah maupun yang akan susul dimekarkan pemerintah daerah setempat ditolak keras Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap III Ndugama Darakma. Siapapun pihak yang terima akan ditembak mati

Minggu (11/7/2021), Komandan Operasi TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Darakma, Mayor Pemne Kogeya menegaskan pemekaran distrik sebanyak 40 distrik yang sudah dimekarkan dan ratusan desa yang akan dimekarkan dalam waktu dekat di wilayah pemerintahan kabupaten Nduga, pihaknya tolak keras

“Kami tolak dengan keras dan dengan alasan apapun kebijakan pemerintah Nduga mekarkan 40 distrik yang sudah dan ratusan desa yang akan dimekarkan dalam waktu dekat. Kami tolak,” tegas Kogeya.

Kogeya menyebut pihaknya tidak akan tinggal diam jika pemerintah tak acuh dan bersih keras mekarkan.

“Jalan Trans Papua dari Nduga sampai Wamena, kami kasih lumpu total. Tidak bisa lewat sampai sekarang. Alat berat semua sudah tidak berguna (rusak),” ujarnya.

Itu saja bisa dilumpuhkan, menurutnya, untuk pemekaran distrik dan desa gampang diurus (atasi untuk batalkan).

“Maka kepada siapapun dia, orang pemerintah Nduga maupun masyarakat Nduga yang berani macam-macam terima program ini, kami akan tembak mati,” tegasnya lagi.

Ia pertanyakan, pemekaran dilakukan untuk apa dan untuk siapa dan akan diisi oleh siapa?. Pemerintah Nduga yang belakangan rajin sekali ke Jakarta, juga ia pertanyakan?.

“Pemerintah Nduga terus ke Jakarta itu, urusan apa?,” tanyanya.

Karena apa yang disampaikan tidak main-main, dia meminta semua pihak di kabupaten Nduga harus patuhi. Karena, kata dia, perjuangan pihaknya bukan soal makan-minum melainkan soal kedaulatan bangsa Papua untuk merdeka penuh dari NKRI. [*]

Reporter: Norbertus Douw

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *