Atas dasar iman, gereja GKIP Yerusalem Nabire bangun gedung gereja baru

  • Bagikan

Nabire, [WAGADEI] – Jemaat beserta badan pengurus Gereja Kemah Injil di Tanah Papua (GKIP) Yerusalem, Klasis Nabire Kota, melakukan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja baru, pada Jumat (9/7/2021) di Jayanti Putaran Satu.

Acara peletakan batu yang dihadiri ketua Klasis Nabire Kota Pdt. Mordekahi Oilla, Dosen STT Walter Post Kampus ll Nabire Daniel Dogomo, dan Ev. Johnatan Jagani dan puluhan hamba Tuhan serta ratusan anggota jemaat dan para undangan, itu dilakukan karena gedung gereja lama tidak mampu menampung jemaat yang kian bertambah.

Ev. Deni Kayame, dalam khotbahnya yang terambil di kitab Yeremia 17:5 dan Hagai 2:6 mengatakan membangun rumah Tuhan harus mengikuti kemauan Tuhan dengan cara menyatukan hati dan jiwa supaya persatuan dan kesatuan dari komisi sekolah minggu hingga pimpinan gereja yang telah ada tetap terpelihara dan teguh.

“Maka, tetaplah teguh diatas iman yang kuat dan percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati dengan merendahkan diri dihadapan-Nya. Tentu semua yang kita inginkan dan rencanakan untuk lakukan seperti pembangunan gedung gereja ini, Tuhan yang akan atur dan bukakan jalan,” ujarnya.

Petrus Tebai, ketua panitia pembangunan gereja, menyebut gereja akan dibangun cukup besar berukuran 11 x 20 Km/22 x 11. Menurutnya, karena dalam satu tahun terakhir jemaat terus bertambah banyak.

“Jadi ini sesuai kesepakatan bersama badan pengurus gereja dengan seluruh anggota jemaat. Sekarang sudah peletakan batu pertama, tandanya pembangunan mulai jalan hari ini,” ucapnya.

Agar berjalan lancar dan cepat selesai, ia meminta kebersamaan dalam Tuhan Yesus antar sesama jemaat, badan pengurus gereja dan panitia, untuk mendukung kelancaran pembangunan lewat doa dan dana sangatlah utama.

“Karena tanpa doa atau sebaliknya tanpa dana, pembangunan gereja kita ini tidak akan berjalan lancar. Keduanya harus imbang seperti kata Firman Tuhan; berdoalah dan bekerjalah,” pintanya.

Dikesempatan sama, selaku majelis jemaat gereja, Jhonatan Jagani menyampaikan meski pembangunan dimulai dengan banyak keterbatasan bahan dan alat, atas dasar iman sebagai orang percaya, Tuhan akan menyediakan semuanya tepat pada waktunya.

“Iman orang percaya kepada Tuhan Yesus besar kuasanya. Kita memulai dengan banyak keterbatasan, tetapi mari kita percaya bahwa Tuhan kita tidak akan membiarkan kita,” tuturnya.

Reporter: Elias Douw

Editor: Glow

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *